Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Noken Somu, Solusi ala Bupati Imburi, Belanja Tanpa Kantung Plastik

Bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi di depan masyarakat Kabupaten Teluk Wondma. (Foto. Elton/ Kabare.id)

Bupati Kabupaten Teluk Wondama, Bernadus Imburi merekomendasikan penggunaan noken somu, yakni kantong tradisional khas Papua sebgaia pengganti kantong plastik untuk berbelanja.

WASIOR – KABARE.ID: Memasuki pekan ke dua bulan Agustus, panitia seksi lomba HUT RI di Kabupaten Teluk Wondama melakukan perlombaan mengumpulkan sampah palstik. Kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Wondama.

Ikut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut antara lain Bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi, Kapolres Teluk Wondama AKPB. Mawoto, Sekretaris Daerah Denny Simbar, Perwira Bakal Kodim Teluk Wondama, Pimpinan OPD, Pimpinan Bank BRI dan Ketua PKK Ibu Merlyn L. Imburi.

Dalam sambutannya Bupati Imburi menyampaikan bahwa peduli akan kebersihan lingkungan adalah kewajiban bagi seluruh masyarakat Teluk Wondama. Orang nomor satu di kabupaten Teluk Wondama ini juga memberikan penjelasan tentang bahaya plastik bagi ekosistim dan bagi kehidupan manusia. 

“Saya berharap intansi pemerintah terkait dan DPRD di masa yang akan datang dapat membuat regulasi tentang penggunaan kantong plastik, produk (turunan) plastik lainnya, sehingga ada aturan tentang penggunaan bahan plastik tersebut,” ungkap Mantan Dosen Universitas Cenderawasih ini di Wasior, Selasa (13/8/19).

Imburi secara langsung merekomendasikan penggunaan noken somu (kantong tradisional khas Papua) untuk berbelanja. “Saya berharap di toko atau kios tidak lagi menyediakan kantong plastik. Untuk berbelanja dan membawa bahan lain sebaiknya menggunakan kantong ini (noken somu) sehingga kita bisa menghindari penggunaan kantong plastik yang sangat berbahaya bagi lingkungan juga manusia,” imbaunya.

 

Bupati Teluk Wondama Bernadus A. Imburi memperlihatkan bentuk noken somu kepada awak media. (Foto: Elton/ Kabare.id)


Lomba mengumpulkan sampah ini sendiri baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Teluk Wondama atas prakarsa Dinas Lingkungan Hidup, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Wondama, Simson Sambery di sela-sela kegiatan. 

Sony, demikian panggilan akrabnya menambahkan, kegiatan ini dibuat dengan sasaran lokasi pelaksanaan di tiga distrik dalam kota, yakni Distrik Wasior Kota, Distrik Wondiboi, dan Distrik Rasiei. 

“Kita telah menyampaikan undangan kepada seluruh warga yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini, dan puji Tuhan hari ini kita bisa lihat antusiasme warga sangat luar biasa.  Ini berarti bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang peduli dengan kebersihan kota ini,” kata Sony.

Lomba mengumpulkan sampah ini dikuti oleh masyarakat umum, pelajar, Anggota TNI/Polri, dan ASN yang dibagi dalam kelompok-kelompok kerja. Berdasarkan laporan kontributor Kabare, lokasi yang menjadi titik kegiatan lomba antara lain Kampung Maniwak (Miei), Masabuai, Kompleks Eks Pasar Soyar, Pasar Ikan Lama Wasior, Pantai Wasior, hingga dekat dermaga Kuri Pasai. (era/bas)

 

Reporter: Kontributor Kabare
Editor: Baskoro Dien

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post