Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Nia Dinata, Lucky Kuswandi, dan Andri Cung Garap Serial Halustik

Konferensi pers serial film Halustik di Jakarta, Senin (6/8/2018). Tampak pada gambar, para pemain, sutradara, Sally Anom (kedua kanan), dan Myra Suraryo dari Viu. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Halustik adalah karya Sally Anom, pemenang Viu Pitching Forum 2018. Serial ini bercerita tentang seorang bankir muda yang dipecat dari pekerjaannya dan mengubah dirinya menjadi penasihat spiritual keuangan.

JAKARTA-KABARE.ID: Naskah film Halustik, karya Sally Anom, pemenang Viu Pitching Forum (VPF) 2018 mulai digarap menjadi serial 13 episode yang rencananya selesai pada September 2018.

Tiga sutradara terkemuka peraih penghargaan nasional dan internasional, Nia Dinata, Lucky Kuswandi, dan Andri Cung akan menahkodai serial yang menjanjikan paduan drama, komedi, dan elemen romantis dalam satu cerita.

“Awalnya kita bertiga (Nia, Lucky, dan Andri) adalah mentor di Viu Pitching Forum 2018. Kita bertiga tau banget isi cerita dan karakter film Halustik,” ujar Nia Dinata dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Baca juga: Halustik, Karya Sally Anom Juara Viu Pitching Forum 2018

“Ketika juri memutuskan Halustik yang menang, kita happy banget karena film ini paling bersinar, paling kuat pas pitching. Akhirnya kita putuskan, kita aja yang garap,” sambung Nia.

Kehadiran tiga sutradara dalam satu serial, dikatakan Nia biasa terjadi dalam suatu produksi film. Apalagi ketiganya adalah mentor yang mematangkan naskah serial Halustik.

“Nggak terlalu susah menyatukan visi misi kita bertiga, karena script-nya sudah jadi duluan dan berkesinambungan,” kata Nia.

Para pemain dalam serial Halustik (Ki-ka): Richard Kyle, Tara Basro, Lutesha, Natalius Chandana. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Halustik adalah serial film yang mengisahkan Kanti (Tara Basro), seorang banker muda sukses yang dipecat dari pekerjaannya. Ia kemudian mengubah profesinya menjadi penasihat keuangan yang dibumbui unsur spiritual.

“Masyarakat Indonesia dan Asia pada umumnya sangat unik. Di satu sisi mereka merangkul gaya hidup modern, tetapi masih banyak orang yang mempercayai hal-hal bersifat holistik dan spiritual. Kontradiksi ini akan menjadi kisah menarik,” ujar Lucky Kuswandi.

Baca juga: Viu Dukung Sineas Indonesia Produksi Serial Impian

Sementara itu, sentuhan komedi dipercayakan kepada Andri Cung, peraih gelar “Best Asian Short Film” dari Oliver Stone untuk film Red Umbrella.

“Serial ini punya ide cerita yang menyegarkan, karena belum pernah diangkat sebelumnya. Improvisasi para pemain dalam dialog juga bikin saya ketawa ketawa sendiri,” kata Andri Cung.

Selain Tara, serial ini juga dibintangi oleh Richard Kyle, Lutesha, dan Natalius Chendana. Serial ini dijadwalkan tayang perdana pertengahan September 2018 di aplikasi layanan video Viu. (bas)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post