Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
Komunitas

Nelayan Tidak Berani Melaut, Harga Ikan Melambung Tinggi

Sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Ikan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. (Antara Foto/Budi Candra Setya)

Cuaca buruk masih menghantui sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur. Gelombang tinggi yang melanda kawasan perairan pantai tersebut menyebabkan nelayan takut untuk melaut. Kondisi ini menyebabkan harga ikan laut menjadi melambung tinggi.

Banyuwangi  - Kapal Polisi melintas di Pelabuhan Ikan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/12). Sebagian besar nelayan di daerah itu memilih untuk berhenti melaut karena gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan selama berlayar.

Meski cuaca di daratan terpantau cukup baik namun, tidak demikian yang terjadi di tengah laut. Para nelayan mengaku kondisi di tengah laut kini tengah dilanda gelombang tinggi dan arus di dalam laut sedang deras akibat adanya angin baratan.

Akibatnya banyak nelayan memilih tidak melaut dan menyandarkan kapal-kapal mereka di dermaga atau di pesisir pantai sejak sekitar seminggu terakhir.

Disisi lain nelayan yang tetap nekat melaut terus mengeluhkan adanya anomali cuaca yang terjadi belakangan ini dan berimbas terhadap hasil tangkapan ikan mereka. Namun, mereka lebih memilih untuk tetap berlayar demi memenuhi kebutuhan sehari hari meskipun berkurang dari jumlah biasanya.

“Biasanya di sekitar bulan Oktober-Januari seharusnya kita (nelayan) bisa panen karena tangkapan ikan yang berlimpah,” ungkap Shokib Nelayan setempat.

Kondisi nelayan ini berimbas pada jumlah pasokan ikan segar di sejumlah tempat pelelangan ikan di Banyuwangi. Tempat pelelangan kini sepi pengunjung dikarenakan harga ikan segar menjadi semakin mahal daripada harga biasanya.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post