Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Morgan Oey dan Aura Kasih jadi Sepasang ‘Kekasih’

Aura Kasih dan Morgan Oey. (Instagram)

Aktor Morgan Oey dan penyanyi Aura Kasih menjadi sepasang kekasih dalam film "Arini: Masih ada Kereta yang akan Lewat".

JAKARTA-KABARE ID: Aktor Morgan Oey dan penyanyi Aura Kasih mengaku semakin memahami kepribadian satu sama lain saat beradu akting dalam film "Arini: Masih ada Kereta yang akan Lewat".

Sebelumnya, keduanya mengaku sudah saling mengenal sebelum terlibat dalam film Arini. Untuk membangun chemistry selama syuting, mereka mengaku tak mengalami masalah.

"Dari dulu sudah kenal. Dan semenjak ikut proyek Arini ini semakin kenal lagi satu sama lain. Makin melihat sisi-sisi yang selama ini enggak pernah dilihat di publik," kata Morgan di Jakarta, Sabtu (31/3).

"Chemistry, enggak susah sih. Karena memang sebelumnya sudah kenal," tambah Aura Kasih.

"Arini: Masih ada Kereta yang akan Lewat", berkisah tentang sosok lelaki muda bernama Nick (Morgan Oey) yang mengejar wanita yang berusia lebih dewasa bernama Arini (Aura Kasih). Film lawas bergenre drama ini diangkat dari novel karya Mira W dan digarap ulang oleh sutradara Ismail Basbeth.

Baca juga: Partikelir: Film Buddy Cop Pertama di Indonesia

Aura Kasih mengingat kembali kenangan di masa lalu kala memiliki kekasih yang usianya terpaut lebih muda dari dirinya. Menurut dia, pria "brondong" itu lebih romantis.

Selain lebih romantis, pria yang lebih muda juga cenderung mau berkata-kata manis atau menggombal.

"Dulu pernah (punya pasangan lebih muda). Sama ribetnya seperti Nick (dalam film Arini). Karena mungkin jiwa muda itu lebih sweet, lebih romantis, lebih mau gombal," ujar Aura.

Baca juga: Film Anak Bangsa Diperhitungkan di Luar Negeri

Sementara, Morgan Oey mengaku, karakter Nick dalam "Arini: Masih ada Kereta yang akan Lewat", merupakan karakter yang sangat berbeda dengan kepribadiannya.

"Nick ini karakter yang berbeda 180 derajat dibanding karakter Morgan. Karakter Nick ini optimis terus, tengil, nyebelin tetapi ngangenin," kata Morgan.

Untuk mendalami karakter Nick, dia mengaku terbantu oleh sang sutradara selama workshop berlangsung. "Mencari karakter itu seperti waktu worshop perlu banyak ngulik sama Mas Mail," kata dia.

Selain dari sisi kepribadian, Morgan juga dituntut piawai menjalin kasih dengan wanita yang usianya terpaut belasan tahun diatasnya. Padahal, secara pribadi dia mengaku belum pernah berpacaran dengan wanita seperti itu.

"Tantangannya mungkin karena aku belum pernah punya pasangan yang lebih dewasa belasan tahun," tutur dia. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post