Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

MK Tolak Gugatan Pasangan Capres dan Cawapres 02

MK menolak gugatan Pasangan Capres dan Cawapres 02. (Ist)

Mahkamah menilai dalil yang diajukan tidak disertakan bukti yang terang, sehingga tidak dapat dibuktikan serta menyakinkan, sehingga dinyatakan tidak beralasan menurut hukum.

JAKARTA-KABARE.ID: Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan yang diajukan oleh pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019.

“Mengadili, menyatakan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman ketika membacakan amar putusan Mahkamah di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6) malam.

Mahkamah menilai dalil yang diajukan tidak disertakan bukti yang terang, sehingga tidak dapat dibuktikan serta menyakinkan, sehingga dinyatakan tidak beralasan menurut hukum.

Beberapa saat setelah MK menyampaikan putusan yang menolak gugatan PHPU Presiden dan Wakil Presiden 2019, baik pasangan Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Kiai Ma’ruf Amin maupun pasangan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyampaikan pernyataan pers di tempat terpisah.

Prabowo Subianto didampingi Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya menghormati hasil yang telah diputuskan dan disahkan dari sidang gugatan sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi. “Kami menghormati hasil Mahkamah Konstitusi tersebut. Kami menyerahkan seluruhnya kebenaran dan keadilan yang hakiki kepada Allah SWT,” kata Prabowo di kediaman Kartanegara Jakarta, Kamis (26/6) malam.

Baca juga: Presiden Jokowi Dapat Nomor Punggung 10 dari Presiden Argentina

Sementara itu Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan pernyataan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6) malam, beberapa saat sebelum Presiden Jokowi selaku Presiden RI 2014-2019 terbang ke Jepang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang.

Dalam pernyataannya, Jokowi mengatakan bahwa putusan MK adalah putusan yang bersifat final. “Sudah seharusnya kita menghormati dan melaksanakan bersama-sama,” ujarnya.

Ia berterima kasih kepada KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu yang melalui perannya masing-masing telah sukses memastikan terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil. Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi atas putusannya terkait sengketa Pilpres 2019 yang telah memutus sengketa Pilpres secara adil dan transparan.

Ia mengajak rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama-sama membangun Indonesia. “Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada persatuan Indonesia,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memuji Prabowo dan Sandiaga Uno yang menurutnya memiliki sikap negarawan dalam menghadapi hasil putusan MK. “Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” kata Jokowi. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post