Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Mitsuhashi Genichi, Orang Pertama di Dunia yang Meraih Gelar S2 Ilmu Ninja

Foto ilustrasi: Michael Wuensch via Pixabay

Mitsuhashi Genichi tak sekadar mempelajari sejarah organisasi shinobi, tetapi juga mempraktikkan gaya hidup ninja.

JEPANG - KABARE.ID: Lelaki 45 tahun bernama Mitsuhashi Genichi baru saja lulus S2 dari program studi Ninja di Universitas Mie. Dilansir dari The Asahi Shimbun, setelah dua tahun mendalami seni bela diri feodal dan menjalani gaya hidup ninja, Mitsuhashi menjadi orang pertama yang menyandang gelar magister ini.

Lelaki asal Osaka itu mempelajari keterampilan fisik dan mental yang dibutuhkan ninja, seperti kegigihan, kekuatan dan kesabaran. Dia juga belajar tentang agrikultur. Pasalnya, setiap pagi, ninja di masa lalu sibuk bercocok tanam, latihan ninjutsu, dan belajar strategi dan taktik untuk perang gerilya.

Untuk mengambil program studi ini, calon mahasiswa akan menjalani tes masuk yang menguji wawasan mereka tentang sejarah Jepang dan ninja.

Universitas Mie sendiri berada tak jauh dari Iga, kota yang dikenal sebagai “markasnya ninja” pada abad ke-15. Usai mendirikan pusat riset ninja pada 2017, universitas ini membuka program studi pascasarjana Ninja setahun berikutnya.

The Asahi Shimbun membeberkan Mitsuhashi mulai menaruh minat pada segala hal berbau ninja sejak latihan seni bela diri seperti kung fu dan Shorinji Kempo saat SMA. Ketertarikan itu terus berkembang hingga menjadi impian, terutama setelah dia mengalami hal buruk di luar negeri pada usia 26. Kepada The Asahi Shimbun, dia mengaku ingin “melindungi diri sendiri”.

Mitsuhashi akhirnya memutuskan untuk kuliah jurusan ninja. Dia kini memiliki dojo atau tempat latihannya sendiri, dan membuka kursus kegigihan dan kesabaran (nintai) bagi siapa saja yang tertarik.

Yamada Yuji, dosen sejarah Jepang dan kepala Pusat Riset Ninja di Universitas Mie, takjub dengan keuletan Mitsuhashi. “Kami hanya mengajarkan sejarah dan keterampilan dasar Ninja, tapi dia (Mitsuhashi) mempelajarinya lebih dalam lagi,” ujar Yamada sebagaimana diberitakan AFP.

Melihat antusiasme yang besar, Yamada menegaskan bahwa program studi ini tidak benar - benar melatih mahasiswa untuk menjadi seorang ninja. Namun hanya mempelajari sejarah Ninja.

Ninja adalah ikon budaya dan sejarah Jepang. Mereka merupakan pembunuh terlatih dan agen rahasia selama perang Jepang pada abad pertengahan. Mereka memiliki kemampuan berjalan di atas air dan tak terlihat orang lain.

Menurut sejarah, ninja perlahan menghilang setelah dibentuknya institusi pemerintahan militer di bawah Shogun Tokugawa pada Abad ke-17. Meskipun demikian, masih banyak orang di zaman modern yang tertarik dengan ninja. Mitsuhashi hanyalah satu contohnya saja. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post