Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Mie Ongklok, Kuliner Khas Wonosobo yang Menggiurkan

Foto: pictadesk.com/nikmatnya.kuliner

Mie ongklok biasanya disajikan dengan sate sapi dan tempe kemul khas Wonosobo. Kata ongklok sendiri diambil dari nama alat untuk meniriskan mie yang terbuat dari anyaman bambu.

WONOSOBO – KABARE.ID: Kabupaten Wonosobo tak hanya terkenal akan wisata alamnya yang indah seperti Dataran Tinggi Dieng, Telaga Warna dan Bukit Sikunir, tetapi juga kaya akan kulinernya yang istimewa.

Salah satu kuliner tradisional yang paling terkenal di Kabupaten Wonosobo yaitu Mie Ongklok. Saking populernya, kuliner tradisional ini hampir ada di semua sudut Kabupaten Wonosobo. Tak heran jika mie ongklok menjadi kuliner yang selalu diburu para wisatawan.

Tak lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Kabupaten Wonosobo tetapi tidak mencoba menikmati mie ongklok. Apalagi udara di Kabupaten Wonosobo cenderung sejuk setiap saat, jadi sangat cocok untuk menikmati kuliner yang satu ini.

Mie ongklok umumnya diracik dengan potongan kol dan daun kucai, lalu disiram dengan kuah kental kecoklatan yang panas. Di beberapa tempat, mie ongklok disajikan dengan sate sapi dan tempe kemul khas Wonosobo sehingga semakin menggoda lidah.

Mie Ongklok (Foto: Instagram @masclink_kulineran)


Nama mie ongklok sebenarnya berasal dari kata “Ongklok” nama alat untuk meniriskan mie yang terbuat dari anyaman bambu. Proses memasak mie dilakukan dengan cara dicelup-celup ke dalam panci yang berisi air panas berikut kol dan daun kucai. Proses mencelup – celup bahan makanan tersebut dinamakan diongklok.

Sebenarnya di Kabupaten Wonosobo ada banyak warung mie ongklok yang bisa Anda coba, tetapi ada satu warung mie ongklok legendaris dan selalu ramai pengunjung. Namanya “Mie Ongklok Longkrang”.

Rumah makan mie ongklok ini terletak tak jauh dari Alun-Alun Kabupaten Wonosobo, sekitar 1 km atau 10 menit jika ditempuh berjalan kaki. Tepatnya di Jalan Pasukan Ronggolawe No. 14 Kampung Longkrang, Kelurahan Wonosobo Timur.

Warung Mie Ongklok Longkrang ini terbilang istimewa karena sudah ada sejak tahun 1975. Pendirinya adalah Bapak Waluyo dan masih tetap mempertahankan cita rasa mie ongkloknya dari dahulu hingga sekarang.

Sumber : caricagemilang


Waluyo bercerita, mie ongklok buatannya sebenarnya menggunakan mie kuning biasa yang dipakai bakmi pada umumnya, tetapi yang beda adalah tekstur kuahnya yang kental, karena terbuat dari campuran tepung kanji.

Meskipun warung Mie Ongklok Longkrang ini tidak terlalu besar, tetapi antusias masyarakat untuk menikmati kuliner ini sangat luar biasa, sampai-sampai para pengunjung harus antri mengambil nomor antrian agar bisa menikmati semangkok mie ongklok.

Warung Mie Ongklok Longkrang ini buka mulai pukul 08.00 WIB hingga habis. Namun biasanya Mie Ongklok Longkrang sudah habis pukul 17.00 WIB. (*/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post