Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Menteri Susi Jadi Pembicara di UWRF 2018

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi pembicara di Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2018. (Foto: Kemenpar)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi pembicara di Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2018, pada hari Kamis (25/10/2018).

UBUD-KABARE.ID: Dalam sesi yang berlangsung selama 1,5 jam itu, Menteri Susi membawakan materi dengan tema 'Sink it' atau 'Tenggelamkan'. Susi juga bercerita mengenai kontroversi dirinya terpilih sebagai menteri sampai sejarah pendirian Susi Air.

Ia memulai ceritanya saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan jabatan menteri dan membahas permasalahan illegal fishing di Indonesia. Dari situlah ide meledakkan kapal tercetus.

"Saya hanya mendapatkan brief selama 2 menit di jam 11 malam, sebelum pengumuman kabinet keesokan harinya," ujar Susi.

Sebelum terkenal dengan kebijakannya, Susi dan Jokowi pernah diprotes banyak orang lantaran latar belakang pendidikan menterinya tersebut.

"Pak Jokowi waktu itu banyak diprotes karena Saya berhenti bersekolah. Saya berhenti sekolah karena tidak merasa cocok dengan sistem, jadi saya belajar sendiri," ungkapnya.

Isu lain yang dibahas Susi adalah persoalan sampah plastik. Berdasarkan data yang ia punya, Indonesia jadi penyumbang terbesar kedua di dunia untuk urusan sampah plastik. Sebab itu, ia gencar mengkampanyekan pentingnya laut yang sehat.

Dalam diskusi tersebut, Susi mendapat pertanyaan menggelitik terkait tato dan meme-meme mengenainya. Namun, ia menanggapi pertanyaan tersebut dengan santai.

"Tidak apa-apa punya tato, yang terpenting do a good job," jelas Susi. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post