Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Menteri KKP Resmikan Pembangunan 13 Klaster Tambak Udang di Karawang

Foto: Istimewa/ infopublik.id

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang.

JAKARTA - KABARE.ID: Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pembangunan dan rehabilitasi 13 klaster tambak udang di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, Jawa Barat. Tambak udang ini dibangun dalam rangka meningkatkan hasil produksi udang nasional dan menambah pendapatan negara.

"Dengan mengucap bismillah, saya canangkan pembangunan klaster tambak udang di BLUPPB Karawang," kata Menteri Trenggono seraya menekan tombol sirine sebagai tanda dimulainya pembangunan tambak udang, Kamis (7/1/2021).

Klaster tambak udang di BLUPPB Karawang luasnya mencapai 75 hektar dengan kapasitas produksi 2.000 ton per tahun. Pembangunan dilengkapi dengan inovasi konstruksi menggunakan central drain dan pengaturan elevasi yang optimal untuk lebih mengefisienkan penggunaan energi dan proses panen.

Dalam setahun, tambak-tambak klaster diharapkan dapat dilakukan minimal 2 sampai 3 kali masa tanam. Sejalan dengan itu, produktivitas pun ditargetkan meningkat 2,5 kali lipat menjadi 15 ton/ha/siklus.

"Inovasi ini tujuannya tentu untuk peningkatan produktivitas tambak udang," ungkap Menteri Trenggono.

Selain jumlah produksi, Menteri Trenggono turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas komoditas yang dihasilkan serta harus tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Ia juga meminta jajarannya membuat perencanaan bisnis dari kegiatan yang berlangsung di BLUPPB Karawang.

Dalam kunjungan kerja di BLUPPB Karawang ini, Menteri Trenggono juga memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang milenial). Totalnya ada 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini pun pun sudah ada yang membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kemudian Ia juga meninjau proses pembenihan ikan serta packing 150 ribu benih nila dan 15 ribu benih kakap putih yang akan dibagikan ke masyarakat sebagai bantuan sosial.

Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus; benih lele 2 juta ekor, benih nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor hingga benih kakap 179 ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai bantuan untuk masyarakat. (*)

 

 

 

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post