Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Menteri Agama Memastikan Kondisi di Mina Saat ini Kondusif

Jemaah haji nafar kembali ke pemondokan usai lempar jumrah di jamarat, Mina, Arab Saudi, Selasa (13/8). (Foto: Humas Kemenag)

Hujan yang terjadi di wilayah Makkah dan sekitarnya menjadi luar biasa karena kota tersebut tidak didesain untuk terbiasa dengan hujan. Sehingga sistem drainase tidak berjalan dengan baik.

ARAB SAUDI – KABARE.ID: Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memastikan kondisi kota Mina di Arab Saudi saat ini kondusif. Hujan yang mengguyur Mina pada Senin (12/8) sore memang di luar dugaan. Namun, ia telah menginstruksikan seluruh petugas haji untuk bergerak mengantisipasi hal tersebut.

“Kemarin, Saya instruksikan kepada semua petugas untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dampak dari hujan. Alhamdulillah segalanya dapat diatasi dengan baik,” kata Lukman Hakim, di Mina, Arab Saudi, Selasa (13/8/19).

Lukman mengaku, pada saat hujan deras kemarin memang terjadi pemadaman listrik. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya korsleting. Usai hujan reda, secara bertahap listrik pun mulai dinyalakan. “Memang tidak serentak, ada yang langsung menyala, ada juga yang agak lama. Tapi secara umum, ini tidak mengganggu aktivitas jamaah,” kata Lukman.

Sementara itu Kepala Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah, Subhan Cholid mengemukakan, hujan yang terjadi di wilayah Makkah dan sekitarnya pada Senin (12/8) lalu, adalah hujan air biasa sama seperti di tanah air.

Namun karena terjadi di tanah suci, yang notabene tidak biasa menerima hujan, maka bisa dirasakan bedanya. “Hujan memang membuat sebagian karpet di tenda Mina basah, tetapi tidak membuat jamaah keluar dari tenda. Karpet yang basah dilipat dan sudah kembali selesai,” jelas Subhan.

Beberapa eskalator yang mengarah ke jamarat juga terpaksa dihentikan karena memang berada di tempat terbuka. “Menghindari korslet dan bisa berakibat pada jamaah. Maka oleh pertahanan sipil Makkah, sambungan listrik dimatikan,” sambungnya.

Ada pun menanggapi maraknya gambar maupun video yang beredar tentang kondisi Mina, Subhan menjelaskan bahwa kenyataannya itu sesungguhnya hanyalah genangan air saja. “Karena petugas kita sudah langsung melakukan antisipasi dengan sigap berada di tenda jamaah. Berkoordinasi dengan pengurus maktab. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Subhan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post