Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Menristekdikti Ajak Mahasiswa Mencintai Film Indonesia

Menristekdikti Mohammad Nasir berfoto bersama mahasiswa usai menonton film "Bebas" di Plaza Senayan, Rabu (16/10/2019). (Foto: Kemenristekdikti RI)

Menteri Nasir mengatakan banyak film produksi sineas Indonesia yang berkualitas dan tak kalah dengan film luar negeri.

JAKARTA – KABARE.ID: Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengajak mahasiswa Indonesia mencintai film produksi sineas dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nasir saat nonton bareng (nobar) film “Bebas” bersama ratusan mahasiswa di Cinema XXI Plaza Senayan, Jakarta pada Rabu (16/10) malam. Film yang mengangkat tema persahabatan di kalangan anak sekolah ini disutradarai oleh Riri Reza.

“Film Indonesia banyak yang menarik dan berkualitas. Dengan menonton film Indonesia, artinya kita mendukung perkembangan dunia perfilman dalam negeri, mendukung lahirnya sineas dan aktor atau aktris bertalenta,” kata Menteri Nasir.

Menteri Nasir mengatakan industri perfilman dalam negeri sudah harus mulai menggunakan teknologi perfilman terbaru agar dapat berkompetisi di tingkat global.

Menteri Nasir berharap program studi di bidang perfilman di perguruan tinggi dapat bersinergi dengan dunia industri perfilman agar tercipta ekosistem yang baik.

Ia juga berharap film Indonesia dapat menjadi pemain utama di dalam negeri, bukan sekedar menjadi film alternatif. Untuk itu ide kreatif dari para sineas muda dan mahasiswa-mahasiswa perfilman Indonesia menjadi sangat penting agar film Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri.

“Saya mengajak rakyat Indonesia khususnya mahasiswa untuk menonton film Indonesia, mencintai produk dalam negeri. Jadikan film Indonesia tuan di rumah sendiri, bukan menjadi tamu di rumah sendiri. Jangan sampai Indonesia hanya menjadi pasar bagi industri film luar negeri,” ungkap Menristekdikti.

Menteri Nasir berpesan kepada sineas Indonesia agar memasukkan pesan-pesan kebangsaan, persatuan, toleransi dan saling menghargai perbedaan di dalam film karya mereka. Sehingga film Indonesia juga dapat menjadi media pemersatu dan membangkitkan rasa nasionalisme.

Saat ditanya tanggapannya terkait film “Bebas” karya Riri Riza, Menteri Nasir  mengaku terkesan dengan film tersebut.

“Film Bebas ini memberikan pelajaran tentang artinya persahabatan sampai tua. Film ini bagus sebagai bahan pembelajaran bagaimana melihat kebebasan orang dan juga menghargai kebebasan demokrasi untuk mewujudkan persatuan,” ujar Menteri Nasir. (*/bas)

 

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post