Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Menikmati Sensasi "Nomadic Tourism" di Glamping De’Loano

Salah satu spot Glamping De’Loano di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (foto: Kemenpar RI)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengundang wisatawan untuk menikmati sensasi "nomadic tourism" di Glamping (Glamorous Camping) De’Loano di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

PURWOREJO-KABARE.ID: Glamping De’Loano yang baru diresmikan pada 14 Februari 2019 oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya ini dilengkapi dengan amenitas nomadic berupa glamp camp, home pod, dan caravan.

Ada 11 tenda eksklusif terdiri dari satu buah mushola, satu buah tenda VIP berkapasitas 4 orang, dan 9 tenda reguler berkapasitas 6 orang.

Glamping De’Loano menempati lahan 1,3 hektare di kawasan perbukitan yang berudara sejuk. Glamp camp tersebut juga dilengkapi fasilitas restoran, outdoor cinema, cozy seating spot, toilet umum, dan spot-spot foto menarik.

Glamping De’Loano merupakan sinergi kerja sama antara Badan Otorita Borobudur (BOB) dengan Perum Perhutani. Pada tahap awal BOB menggunakan lahan seluas 1,3 hektare dari total keseluruhan lahan zona otorita sekitar 308 hektare untuk percontohan serta dalam rangka mengundang investor.

Untuk meningkatkan peran masyarakat setempat, BOB menggandeng GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Purworejo dengan membuat pasar digital di Desa Sedayu, yang berjarak 15 menit berjalan kaki dari lokasi glamp camp.

Pasar Digital Sedayu tersebut menjual produk kerajinan dan kuliner yang dihasilkan oleh masyarakat setempat kepada wisatawan. (rls/gun/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post