Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
BISNIS

Menikmati Nuansa Hening Ubud Berpadu Keunikan Jepang di Hoshinoya Bali

Kolam Renang Hoshinoya Bali. (Dok. Hoshinoya Bali)

Melihat peluang pasar yang sangat besar di Bali, Hoshino Resorts membawa merek resor andalannya Hoshinoya sebagai resor pertama yang dibuka di luar Jepang. Hoshinoya Bali menyajikan keunikan dan tradisi keramahtamahan khas Jepang tanpa menghilangkan nilai khas Bali.

Jakarta - Sungai Pakerisan yang melegenda dalam mitologi Bali serta sitem irigasi tradisional selama beribu-ribu tahun yang telah melindungi kehidupan masyarakat Bali menjadi inspirasi bagi perusahaan manajemen hotel di Jepang, Hoshino Resorts untuk pertama kalinya membuka resor di luar Jepang dengan nama Hoshinoya Bali.

Resmi dibuka pada 20 Januari 2017, Hoshinoya Bali merupakan vila yang dirampungkan dengan teknik arsitektur bergaya tradisional Bali dengan ukiran khas buatan tangan seniman lokal.

"Kami percaya Hoshinoya Bali akan menjadi yang terbaik. Kami mendesain lama dan mempersiapkan dengan sangat matang. Kami berharap bukan hanya turis dari Jepang tetapi juga turis Australia, Eropa dan Asia berkunjung ke (resor) sini," kata CEO Hishinoya Resort, Yoshiharu Hoshino dalam tayangan video di acara jumpa pers Hoshinoya Bali di Fairmont Hotel, Jakarta, Rabu (25/1).

Teretak di Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali. Resor ini berdiri di antara keindahan bukit-bukit hijau di Ubud dengan daerah yang dikenal sebagai pusat kesenian tradisional. Hoshinoya Bali menyediakan 30 vila pribadi yang terhubung langsung dengan akses kolam renang, berkonsep layaknya kanal dan gazebo di tiap vila yang memberikan pengalaman relaksasi sempurna.

Untuk menginap di Hoshinoya Bali tamu dikenakan biaya mulai USD 700 atau sekitar Rp9 juta per malam. “Ada tiga tipe vila di Hoshinoya Bali yakni Villa Bulan dan Villa Soka yang terdiri dari dua lantai, serta Villa Jalak yang paling luas dan menghadap ke hutan tropis,” kata Yasukane Ito, General Manager Hoshinoya Bali.

Cafe Gazebo dengan bentuk sangkar, dengan sensasi melayang di atas lembah juga, dikatakan Ito, sebagai keunggulan lain dari Hoshinoya Bali.

Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post