Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
BISNIS

Menikmati Kuliner Pedas Tanpa Kawatir dengan Ichitan Yen Yen

Mr. Ichitan. (Foto Kabare/ Baskoro)

Kuliner Indonesia menempatkan rasa pedas sebagai ciri khas kenikmatan makanan. Meskipun nikmat, efek samping makanan pedas kerap menggangu kesehatan, seperti bibir terbakar hingga masalah perut. Hadir sebagai minuman anti pedas, Ichitan Yen Yen adalah solusi bagi makanan pedas.

Jakarta - Melihat kebiasaan orang Indonesia yang menyukai masakan pedas. Ichitan sebuah produk minuman teh asal Thailand mengeluarkan varian rasa baru minuman anti pedas Yen Yen Liang Teh.

Dengan mengusung tagline "Bikin Pedes jadi Nyes nyes" Ichitan percaya produknya dapat diterima baik oleh masyarakat Indonesia yang gemar makan makanan pedas.

"Yen Yen adalah inovasi dari teh liang yang secara medis terbukti mampu meredakan gejala panas dalam dan dapat mengurangi rasa pedas dari makanan pedas," kata Edwindra Senior Brand Manager Ichitan Indonesia saat memberikan sambutan di acara launching produk Ichitan Yen Yen di The Ubud Building, Menteng, Jakarta, Rabu (1/2).

Yen Yen yang dalam bahasa Thailand, kata Edwin, berarti "dingin dingin" atau "sangat dingin" sangat cocok bagi negara yang memiliki kultur makanan pedas seperti Indonesia.

Bahan yang terkandung dalam teh ini di antaranya; bunga krisantium, merupakan herbal pendingin alami  yang dapat meredakan sakit tenggorokan. Lalu ada juga khasiat cincau yang dipercaya dapat meredakan nyeri perut akbibat demam dan diare. Serta ada juga kandungan teh hijau dan daun murbai yang tinggi akan antioksidan dan dipercaya secara medis memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan.

Sementara President & CEO Ichitan Group, Mr. Ichitan menerangkan, selain memiliki khasiat yang luar biasa, semua bahan yang digunakan untuk membuat teh ini berasal dari Indonesia.

“Ichitan selalu menggunakan bahan lokal yang berasal dari Indonesia. Teh misalnya, karena daun teh Indonesia memiliki aroma khusus yang berbeda dengan daun teh dari Thailand. Itulah alasan kenapa Ichitan tetap menggunakan bahan bahan dari Indonesia agar dapat diterima dan sesuai dengan mulut masyarakat Indonesia,” kata Mr. Ichitan.

Meskipun kehadiran teh liang di Indonesia bukan yang pertama, Mr. Ichitan yakin teh milikinya mampu diterima masyarakat Indonesia dengan baik karena memiliki empat kandungan baik yang berbeda dari teh liang yang sudah ada sebelumnya.

Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post