Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Menikmati Kuliner Ikan Gratis di Peringatan Harkannas 2018

Ilustrasi: Makanan berbahan dasar ikan. (Pixabay)

Indonesia sebagai negara kepulauan, memiliki potensi perikanan yang harus dimanfaatkan, karena ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi.

JAKARTA-KABARE.ID: Taukah kamu bahwa setiap tanggal 21 November, Indonesia merayakan Hari Ikan Nasional (Harkannas)? Peringatan Harkannas tahun ini sudah memasuki tahun kelima sejak ditetapkan melalui Keppres Nomor 3 Tahun 2014 pada tanggal 24 Januari 2014.

Tahun ini, peringatan Harkannas mengusung tema “Dengan Protein Ikan, Kita Membangun Bangsa”. Harapannya, dengan mengkonsumsi ikan, kita bisa menuntaskan masalah pangan dan gizi yang saat ini masih menjadi masalah nasional.

Ikan sebagai bahan pangan yang mudah diproduksi dalam berbagai skala dan bergizi tinggi diharapkan mampu menjadi solusi atas masalah tersebut. Dalam rangka menggaungkan konsumsi ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggalar workshop, bazar perikanan, lomba masak, festival kuliner ikan, dan lain-lain.

Baca juga: Batasi Obat Kimia, BPOM Sarankan Masyarakat Konsumsi Jamu

Rangkaian kegiatan digelar sejak 21 November hingga 8 Desember 2018 meliputi talkshow, kuliner ikan gratis, lomba inovasi menu masakan ikan, bazaar perikanan, hingga pada Puncak Peringatan Harkannas ke-5 pada tanggal 7 Desember 2018 di Balai Sidang Jakarta. Acara akan diawali dengan Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-16, bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Pusat yang diikuti perwakilan juara dari 34 provinsi.

“Melimpahnya Indonesia akan berbagai jenis ikan perlu kita syukuri. Salah satunya dengan memanfaatkannya sebagai bahan konsumsi dalam negeri,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Kamis (22/11/2018).

“Ikan sangat sehat dan mengandung banyak protein yang baik bagi tubuh kita. Jangan sampai manfaat ikan hanya dirasakan orang luar yang mengimpor ikan dari Indonesia, namun bangsa sendiri lupa menikmatinya,” sambung Susi.

Baca juga: Berkunjung ke Desa Bawomataluo, Tempat Lahirnya Pelompat Batu Nias

Komoditas perikanan Indonesia memang sudah terkenal hingga mancanegara. Setidaknya ada 3 komoditas unggulan perikanan Indonesia, yaitu udang, tuna dan patin. Tercatat, nilai ekspor udang dan tuna sampai dengan September 2018, menduduki posisi tertinggi pertama dan kedua dibanding komoditas utama produk perikanan lainnya sebesar USD 1.302,5 juta (37%) dan USD 433,6 juta (12,3%).

Terjadi kenaikan nilai dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar 4% untuk udang dan 21,9% untuk tuna. Sedangkan Patin Indonesia dengan brand “Indonesian Pangasius – The Better Choice”, yang baru saja diluncurkan saat ajang pameran SEAFEX di Dubai pada 30 Oktober 2018, diprediksi dapat memenangkan pasar dunia.

Alasannya, patin Indonesia memiliki keunggulan karena dikembangkan dengan probiotik dan dibudidayakan dalam kolam dengan air tanah yang bersih, juga dengan kepadatan yang lebih rendah dibandingkan negara lain.

“Dengan konsumsi protein ikan yang cukup, masyarakat Indonesia diharapkan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Generasi yang sehat, kuat, dan cerdas adalah modal utama dalam membangun bangsa Indonesia ke depan,” tandas Menteri Susi. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post