Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Menhub: Jalur Selatan Bisa Dijadikan Alternatif untuk Mudik 2019

Pemudik kendaraan roda dua melintas di jalan selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/6/2018). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Jalur selatan bisa menjadi alternatif yang baik untuk dilewati para pemudik, karena kondisinya dipastikan siap untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

NAGREG-KABARE.ID: Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk menghindari terjadinya kepadatan kendaraan di jalan Tol Trans Jawa, pemudik diimbau untuk menggunakan jalur selatan sebagai alternatif.

“Jalur selatan ini menjadi favorit dan bisa menjadi alternatif bagi pemudik. Jadi orang jangan hanya menggunakan jalan tol (Trans Jawa) saja,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai meninjau Simpang Nagreg, Jawa Barat, Rabu (29/5).

Menhub memprediksi jalur selatan Jawa seperti Nagreg, Tasikmalaya, dan Garut akan lebih lengang daripada jalur yang lain. Selain itu, dengan pemandangan yang indah dan banyak tempat pariwisata bisa menjadi pilihan jalur yang menyenangkan bagi pemudik.

Prediksi Menhub puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat (31/5). Karenanya untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019. Jalur Bandung-Nagreg-Tasikmalaya adalah salah satu jalur yang terkena dampak pembatasan.

“Kita memang melakukan pelarangan kendaraan berat kecuali truk yang mengangkut sembako mulai tanggal 30 Mei sampai 2 Juni 2019,” ungkap Menhub.

Selain Menhub ikut dalam rombongan peninjauan Menko PMK Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menkes Nila F. Moeloek dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Sufahriadi. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post