Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Mengubah Limbah Kerang Jadi Barang Berharga

Aneka kerajnan dari bahan dasar kulit kerang buatan Cici Sri Sulastri yang dipamerkan di Pameran Kriyanusa 2018. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Industri kerajinan hasil laut yang memanfaatkan kulit kerang ternyata bisa menghasilkan pendapatan yang lumayan jika ditangani perajin yang kreatif dan paham dengan tuntutan pasar.

JAKARTA-KABARE.ID: Seperti yang dilakukan oleh Cici Sri Sulastri, pengrajin limbah kulit kerang dari Kepulauan Seribu, yang memproduksi aneka kerajinan, mulai dari lampu, vas bunga, piring, hingga aksesoris.

"Saya mulai bisnis di 2009 awalnya lihat limbah kulit kerang berserakan di Pulau Seribu dan inisiatif kalau dibuat kerajinan kok bagus," ujar Cici saat dijumpai Kabare.id, di Pameran Kriyanusa 2018 di Balai Sidang Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Dibantu oleh beberapa orang pekerja, Cici dengan giat menekuni bisnisnya. Ia juga menjajakan kreasi limbah kulit kerang lewat media sosial. Omzet minimal Rp50 juta sukses dikantongi tiap bulan. Produknya pun terbang ke berbagai belahan dunia, salah satunya Korea dan China.

“Limbah kulit kerang banyak, karena mayoritas masyarakat jual isi perut kerang dan nggak mau repot. Padahal kulit kerang kalau diolah dapat menghasilkan harga jual yang lebih tinggi,” kata Cici.

Kerajinan berbahan dasar limbah kerang buatannya dijual mulai Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta. Produk-produk tersebut bisa dijumpai di Pameran Kriyanusa 2018, di Plenary Hall JCC, hingga 30 September 2018. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post