Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Menembus Tebing, Terowongan Nanjung Dibangun untuk Memperlancar Aliran Sungai Citarum

Dua Terowongan Nanjung yang menembus tebing di Kabupaten Bandung. (Instagram/ Jokowi)

Terowongan sepanjang 230 meter di Kabupaten Bandung tersebut dibangun untuk memperlancar aliran Sungai Citarum di Jawa Barat yang sudah lama kotor dan penuh limbah.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunggah sebuah foto di akun Instaram pribadinya, yang memperlihatkan progress pembangunan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung.

“Selamat pagi. Inilah Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung yang sedang dibangun untuk memperlancar aliran Sungai Citarum di Jawa Barat,” ujar Jokowi dalam keterangan foto tersebut, pada Rabu pagi (20/2/2019).

Menurut Jokowi, dua terowongan menembus tebing sepanjang 230 meter tersebut, jika sudah berfungsi, akan mengurangi lama dan luas genangan pada musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya.

Baca juga: Presiden Lepas Ekspor Produk Mayora ke Filipina

Terowongan Nanjung adalah salah satu di antara pekerjaan pembenahan Sungai Citarum di Jawa Barat yang sudah lama tercemar. “Sungai yang panjangnya 270 kilometer ini sudah lama kotor, penuh limbah dari pabrik, juga sampah. Ini tak baik untuk pertanian di hulu dan hilir, juga tidak sehat untuk penduduk yang memanfaatkan Citarum untuk air bersih,” kata Jokowi.

Seperti diketahui, pada awal tahun 2018, melalui Kementerian PUPR, Presiden Jokowi memerintahkan pembenahan besar-besaran Sungai Citarum dari hulu ke hilir dalam Program Citarum Harum.

“Di hulu, lahan-lahan gundul dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum direhabilitasi, empat anak Sungai Citarum (Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande, dan Citarum Hulu), Sungai Citepus, Sungai Cinambo, Sungai Cilember, dan Sungai Cibeureum dinormalisasi,” kata Jokowi.

Baca juga: Ratusan Petani Tebu Bertandang ke Istana, Keluhkan Harga Gula Rendah Hingga Kurangnya Mesin Pengolahan Tebu

Sementara di sepanjang aliran sungai dilaksanakan pengelolaan sumber daya air, limbah cair dan padat, dan permukiman kembali masyarakat yang tinggal di bantaran maupun kawasan rawan bencana banjir.

Selain Terowongan Nanjung ini, juga tengah dikerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir seperti pembuatan kolam retensi Cieunteung Dayeuh Kolot, embung Gedebage, floodway sungai Ciantig–Citepus dan sungai Cisangkuy.

“Pemerintah ingin Sungai Citarum kembali bersih, bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari warga di Jawa Barat, diolah jadi air bersih, dan bagus untuk irigasi,” tandas Presiden. (bas)

Baskoro Dien

  1. Avatar
    Kuntoro Torro Monday, 11 March 2019

    Bila Sungai Citarum ingin bersih seperti kembali kepada tahun 1970an, diperlukan pembenahan yg terinegrasi dari hulu sampai hilir. Meliputi reboisasi lahan dihulu dan sepanjang DAS Citarum, normalisasi dan rehabilitasi anak sungai Citarum juga penertiban dan penindakan perusahaan2 yg terindikasi membuang limbah berbahaya pada anak2 sungai dan sepanjang Sungai Citarum.

KOMENTAR

Popular Post