Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Mendikbud: Pendidikan Merupakan Ujung Tombak Kebudayaan Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (dok: Kemendikbud)

Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) kembali diselenggarakan. Mengambil tema “Berkepribadian dalam Kebudayaan”, KKI tahun 2018 digelar pada tanggal 5 – 9 Desember 2018 di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di kawasan Senayan, Jakarta.

JAKARTA-KABARE.ID: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pendidikan merupakan ujung tombak kebudayaan nasional sebab pendidikan sejatinya merupakan upaya pembentukan watak sesuai dengan cita-cita keberadaan bangsa Indonesia.

“Melalui instrumen pendidikanlah, kebudayaan nasional dapat dimajukan secara meluas dan merata ke seluruh komponen bangsa,” kata Mendikbud dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Kamis (6/12/2018).

Mendikbud memaparkan, animo masyarakat, khususnya generasi muda terlihat dari jumlah pendaftar relawan yang ingin ikut serta memeriahkan KKI. Ribuan pemuda dari berbagai latar belakang telah mendaftar, sementara yang dibutuhkan hanya 100 orang.

Maklum, kongres yang telah berusia 100 tahun ini akan diisi sejumlah kegiatan menarik untuk berbagai kalangan. Di antaranya 4 forum pidato kebudayaan, 12 forum debat publik, 13 lokakarya dan kuliah umum pemajuan kebudayaan, pameran karya seni, pasar kuliner khas Indonesia, konser musik 18 band, 8 pertunjukan seni tradisi, pemutaran film, diskusi dan gelar wicara inspirasi kerja budaya, serta pawai budaya.

Baca juga: Panggung Kubah Bambu untuk Kongres Kebudayaan Indonesia 2018

"Kami juga membuka pendaftaran sebagai peserta KKI secara online, dan saat ini sudah terdaftar sekitar 2.300 peserta yang akan mengikuti berbagai kegiatan di dalam KKI," jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Sri Hartini.

Pada hari Minggu (9/12) pagi, KKI akan menggelar Pawai Kebudayaan yang disebut sebagai pertunjukkan seni budaya massal di jalanan.

Pawai ini akan menghadirkan ribuan orang penampil perwakilan dari 34 provinsi, dengan koreografi. Ribuan pesilat dari Tapak Suci juga akan memeriahkan pawai budaya yang diselenggarakan bertepatan dengan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB/CFD) Jakarta.

Selain itu, hal menarik pada KKI 2018 adalah panggung kubah bambu yang dirancang sebagai panggung utama. Sebagai karya instalasi yang unik, panggung bambu karya arsitek Novi Kristinawati Sutono memiliki diameter 20 meter, tinggi 10 meter, dan menggunakan sekitar 1.300-an bilah bambu. Dalam proses pemasangan, Novi dibantu 17 orang dan membutuhkan waktu pengerjaan hampir dua minggu.

Seluruh kegiatan KKI terbuka untuk umum dan gratis. Masyarakat juga dapat mengakses informasi seputar agenda dan materi Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 melalui laman kongres.kebudayaan.id. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post