Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Mendikbud: Menjadi Juara Memang Penting, Tetapi Kejujuran Jauh Lebih Penting

Mendikbud Muhadjir Effendy dalam acara peresmian Olimpiade Olahraga Siswa Nasional di Yogyakarta. (Foto: Kemdikbud.go.id)

Saat membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018, Mendikbud menyampaikan bahwa menjadi juara dalam O2SN memang sangat penting, tetapi kejujuran, usaha keras, dan percaya diri lebih penting dari capaian menjadi nomor satu.

YOGYAKARTA-KABARE.ID: Sebanyak 1.938 siswa dari seluruh Indonesia akan beradu ketangkasan dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018 yang diselenggarakan di Yogyakarta, pada 16-22 September 2018.

Dalam pembukaan O2SN 2018, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap para siswa yang menjadi juara dalam O2SN 2018 bisa berpartisipasi dalam Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

"Bukan tidak mungkin apa yang akan Anda capai di O2SN ini akan diinventarisir oleh pencari bakat untuk mengikuti pertandingan olahraga di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mendikbud di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (17/9/2018), seperti dikutip laman kemdikbud.go.id.

“Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi Olimpiade Tahun 2020 di Tokyo, Jepang. Kita berharap alumni O2SN bisa ikut dalam olimpiade," tambah Mendikbud.

Pembukaan O2SN oleh Mendikbud secara resmi ditandai dengan pelepasan anak panah secara simbolis yang terinspirasi dari Maskot O2SN 2018, yaitu Elang Jawa yang bergaya sedang memanah dan memegang panah Jemparingan dengan mengenakan kostum khas Yogyakarta, yaitu Surjan.

Ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan di O2SN 2018, yaitu atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, karate, senam, bocce, balap kursi roda, dan catur. Khusus untuk siswa berkebutuhan khusus, ada empat cabang olahraga, yakni bulutangkis, bocce, catur, dan balap kursi roda. Para atlet akan memperebutkan total 448 medali.

Mengusung tema "Aktualisasi Potensi, Bakat, dan Prestasi Siswa", penyelenggaraan O2SN tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-11. O2SN pertama kali digelar pada tahun 2008 dengan tujuan membina dan mengembangkan bakat, minat, prestasi siswa dalam bidang olahraga, serta membentuk karakter yang tangguh, sportif, jujur dan saling menghargai. (bas)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post