Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Mendikbud Ajak Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Kembali Ke Tanah Air

Mendikbud, Nadiem Makarim.

Mendikbud, Nadiem Makarim mengajak seluruh mahasiswa Indonesia yang telah selesai menimba ilmu di luar negeri untuk kembali ke Indonesia dan membangun Indonesia.

JAKARTA - KABARE.ID: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengajak seluruh mahasiswa Indonesia yang telah selesai menimba ilmu di luar negeri untuk kembali ke Indonesia, membangun Indonesia.

“Mohon kembali ke tanah air, negara Indonesia membutuhkan Anda," ucap Nadiem, saat memberi sambutan pada Penutupan Simposium Internasional Online Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2020 secara virtual di Jakarta, Minggu (30/8/2020). 

Mendikbud menyampaikan, dengan belajar di luar negeri kesempatan untuk menimba ilmu, pengalaman, membangun jaringan, dan mengenalkan budaya tentu akan sangat berguna dalam meningkatkan kompetensi diri dan memberikan kontribusi bagi bangsa.

“Gunakan kesempatan ini, dengan sebaik-baiknya. Setelah itu kembalilah ke tanah air karena besar sekali dampaknya yang teman-teman bisa lakukan untuk Indonesia,” imbau Nadiem.

Mendikbud mengatakan, paradigma kebergantungan dunia terhadap sumber daya alam telah bergeser ke arah sumber daya manusia. Saat ini, masyarakat di seluruh dunia menyadari bahwa kunci kemajuan sebuah bangsa terletak pada sumber daya manusianya. “Kita perlu sadari, tanpa kerja cerdas, makin sulit kita mengantarkan Indonesia pada kemajuan itu,” tutur Mendikbud.

Oleh karena itu, Nadiem mengaku bangga dengan capaian PPI Dunia yang telah menjalankan kiprahnya sebagai perhimpunan terbesar yang ada di luar negeri, dan berharap PPI dapat menunjukkan kontribusinya bagi kemajuan Indonesia.

Menyambut arahan Mendikbud, Koordinator PPI Dunia periode 2019/2020, Fadlan Muzakki mengajak rekan-rekan PPI untuk lebih berkontribusi membangun Indonesia. “Ketika kita kembali ke Indonesia, kita bisa berkolaborasi di dunia yang lebih nyata,” ucapnya.

“Proklamator pertama Indonesia, Presiden Soekarno adalah lulusan dalam negeri, Bung Hatta adalah lulusan luar negeri.  Saat keduanya berkolaborasi satu sama lain, dampaknya sangat luar biasa, semoga di zaman yang serba digital ini seluruh rekan-rekan PPI dapat berkolaborasi guna membuat gerakan baru yang bersejarah untuk memajukan Indonesia,” pesan Fadlan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post