Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Memetik Hikmah dari Kisah Anne Avantie yang Berjuang Dari Nol

Desainer Anne Avantie saat menjadi pembicara di seminar kewirausahaan bertajuk "Jangan Protes pada Proses" di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Sabtu (19/10). (Foto: Kemendagri)

Anne Avantie menempuh pendidikan hanya sampai tingkat SMP, tapi bisa menjadi desainer kondang. Menurutnya, siapapun bisa sukses, asalkan terus bersemangat dan bekerja keras.

JAKARTA – KABARE.ID: Desainer legendaris Indonesia, Anne Avantie hadir dan menjadi narasumber seminar kewirausahaan bertajuk "Jangan Protes pada Proses" di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Sabtu (19/10).

Ketua Dekranasda Sumut Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, kehadiran Anne Avantie diharapkan dapat memberi inspirasi dan motivasi, khususnya bagi perempuan Sumut dalam mengembangkan usaha kerajinan lokal.

Menurut dia masyarakat khususnya perempuan Sumut bisa memetik hikmah dari kisah Anne Avantie yang berjuang dari nol hingga menjadi desainer terkenal yang meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional dan internasional.

"Bunda Anne Avantie menempuh pendidikan hanya sampai tingkat SMP, tapi bisa menjadi desainer kondang. Artinya, kita jangan pernah pesimis dengan latar belakang kita, latar belakang keluarga, pendidikan, apapun itu. Siapapun bisa sukses, asalkan terus bersemangat dan bekerja keras," ujar Edy dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Senin (21/10).

Inspirasi lain yang juga bisa dipetik dari perjalanan hidup Anne, kata Edy, adalah jiwa sosial yang tinggi dan memberi manfaat kepada sesama. "Karena sukses itu bukan cuma berhenti ketika kita meraih apa yang kita inginkan, tetapi juga ketika kita mulai memberi dan membawa banyak manfaat pada orang-orang di sekitar kita dan lingkungan," ujarnya.

Kehidupan ibarat bermain kartu

Dalam kesempata itu, Anne Avantie menuturkan kisah dan perjalan hidupnya. Sesekali ia juga mengeluarkan candaan dan kuis untuk menarik perhatian peserta seminar.

Menurut Anne Avantie, kebaya adalah perantara dari Tuhan yang ia anggap membawa perubahan besar bagi hidupnya. Baru-baru ini, yang menuai banyak pujian adalah Kebaya Pertiwi yang ia rancang untuk seragam pramugari Garuda Indonesia.

Salah satu pesan Anne adalah kehidupan ibarat bermain kartu. "Kalau kamu punya kartu bagus, belum tentu bisa menang. Dan kalau kamu punya kartu jelek, belum tentu kamu kalah. Begitu juga hidup kita. Walaupun latar belakang kita kurang beruntung dibanding yang lainnya, belum tentu tidak bisa sukses. Tanamkan itu," tuturnya.

Pesan lainnya, menurut Anne, untuk menjadi orang sukses harus menjauhkan diri dari orang-orang yang suka berpikiran negatif dan suka mengurusi hidup orang lain. Sebaliknya, pilihlah lingkungan dan orang-orang yang berpikir positif dan memberikan ketenangan. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post