Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Melukis Daun Kering di Pekan Kebudayaan Nasional 2019

Sejumlah pelajar melihat hasil karya lukisan di atas daun di Pekan Kebudayaan Nasional 2019. (Foto: Kemendikbud)

Melalui daun kering, para seniman mengaplikasikan hasil karyanya yang sangat luar biasa dengan melukis beberapa tokoh terkemuka, kaligrafi, dan topeng unik dari berbagai daerah di Indonesia.

JAKARTA - KABARE.ID: Salah satu yang unik dari beberapa pameran di Pekan Kebudayaan Nasional tahun ini adalah Pameran Wayang Daun.

Ari, anggota panitia di Pameran Wayang Daun mengatakan, daun yang digunakan sebagai media lukis adalah daun yang berasal dari daun pisangan kalatea, pelepah daun palem, daun anggrek Tanduk Rusa dan daun sukun.

Dalam proses melukis, setiap daun kering memiliki kerumitan yang berbeda-beda. Dimulai dari proses penjemuran, perendaman dengan kapur barus, pembersihan, pencucian, dan pengeringan yang kemudian baru bisa dilukis menggunakan cat acrylic agar dapat tahan lama.

"Dengan dihadirkannya Pameran Wayang Daun ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat mampu memahami dan belajar untuk memanfaatkan sesuatu dengan baik, khususnya bahan dari alam," kata Ari di lokasi PKN 2019, Rabu (9/10/2019). 

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya mengasah kreativitas untuk bisa memanfaatkan benda apapun agar bisa memiliki nilai seni. Terlebih jika benda tersebut sebelumnya tidak memiliki nilai jual, seperti daun kering. 

Fasilitas yang tersedia dalam Pameran Wayang Daun ini cukup memadai karena terdapat pendingin ruangan, ruangan yang cukup luas, dan penjelasan filosofi dari berbagai lukisan.

Panitia juga menyediakan tempat praktik langsung untuk pengunjung melukis, dengan dipandu para seniman lukis dan panitia. Kegiatan ini tidak dipungut biaya, sehingga para pengunjung dapat menuangkan kreativitasnya sebebas mungkin sebagai bentuk ekspresi budaya dalam seni melukis di atas daun kering ini.

Banyak pengunjung antusias berkat hasil karya yang yang telah dibuat sendiri. Apalagi karya yang mereka buat dapat dibawa pulang secara cuma-cuma.

“Pameran wayang daun ini sangat menarik dan perlu dilestarikan agar nantinya mampu menarik perhatian banyak orang terutama anak-anak untuk terus tumbuh kreatif dan inovatif," tutur Tuti, pengunjung yang datang dari Solo, Jawa Tengah.

Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) digelar di Istora Senayan dan Parkir Selatan Gelora Bung Karno pada 7 - 13 Oktober 2019.  PKN 2019 menghadirkan permainan rakyat, pameran kebudayaan nasional serta pawai dan apresiasi budaya.

Masyarakat dapat berkunjung secara gratis dengan mendaftarkan diri di laman pkn.kebudayaan.id atau bisa registrasi langsung di lokasi. (*/bas)

Basakoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post