Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Melihat Keperkasaan Bangsawan Nias di Situs Megalitik Hiligoe

Situs Megalitik Hiligoe. (Foto: Kemenparekraf RI)

Batu megalitik ini kokoh berdiri tepat di samping omo hada atau rumah adat Nias berbentuk oval. Konon rumah adat dan batu megalitik ini milik seseorang berdarah bangsawan Nias.

NIAS – KABRE.ID: Bila Anda sedang berkunjung ke Nias Barat jangan lewatkan Situs Megalitik Hiligoe. Situs yang sudah ratusan tahun berdiri ini masih terjaga keasliannya hingga sekarang.

Situs batu megalitik Hiligoe di Nias Barat ini disebut sebagai buatan terbaik di seantero Nias karena memiliki pahatan yang sangat detail. Pengerajin batu di Desa Hiligoe memang dikenal memiliki kemampuan memahat batu yang detail dan rapi jika dibanding dengan Nias bagian lainnya.

Di Situs Batu Megalitik Hiligoe kita dapat melihat patung berjenis kelamin pria sedang duduk, tingginya sekitar 3 meter. Di sampingnya terdapat prasasti bertuliskan tahun 1778 dengan tulisan berbahasa Nias yang mulai termakan usia.

Jika kita amati batu ini secara mendetail mulai bagian kepala, kita dapat melihat penutup kepala melingkar berbentuk runcing. Sosok patung ini memiliki mata kecil, hidung mancung, dengan jenggot panjang dan di bawahnya terdapat kalung.

Pada bagian tengah batu, kita bisa melihat kedua tangan di depan dada dengan gelang melingkar di tangan kanan. Menuju perut ke bawah kita akan melihat keris kecil di bagian pinggang dan penis menonjol menghadap atas. Di bagian bawah batu terdapat batu datar seperti meja altar.

Di bagian bawah patung, ternyata ada simbol unik di sana. Ada bentuk penis yang sedang ereksi. Ya, bentuk penis ini memang sengaja ditonjolkan dengan makna kebangsawan yang maskulin dan perkasa.

Tidak hanya itu arah penis juga menggambarkan keturunannya lho, jika alat kelamin menghadap atas itu artinya bangsawan memiliki keturunan anak lelaki dan jika ke bawah ia tidak memiliki keturunan anak lelaki.

Selain batu bangsawan tadi, ada pula batu megalitik lain yang seperti berjajar terpisah dengan batu bangsawan tadi. Jumlahnya cukup banyak dengan tinggai batu yang beragam, yang pastinya sih tidak lebih tinggi dari batu bangsawan. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post