Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Max A. Morin, Kadin Kominfo Wondama Pertama Tutup Usia

Max A. Morin, Kadin Kominfo Wondama pertama tutup usia. (Foto: Elton)

Max menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Dok. II Jayapura-Papua, pukul 10.30 WIT, setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di RSUD.

JAYAPURA - KABARE.ID: Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Teluk Wondama (2016-2019) Max Adolf Morin, S.Sos meninggal dunia, pada Rabu (1/1/2020). "Jenazah Almarhum dipersiapkan keberangkatannya dari RSUD di Dok II ke rumah duka," demikian diungkapkan Elton Airori Kasie Info Publik Dinas Kominfo Teluk Wondama.

Informasi meninggalnya Max yang kini masih duduk dalam jabatan staf ahli Bupati Teluk Wondama telah disampaikan ke Bupati Teluk Wondama dan pihak Pemda. Menurut Elton, mendiang Max merupakan salah seorang tokoh yang sangat berjasa bagi Teluk Wondama. Wondama yang sebelumnya berada dalam krisis di sektor komunikasi dan informatika, perlahan mulai membaik.

Hal ini bermula pada tahun 2016, saat struktur organisasi dan tata kerja Dinas Kominfo Kabupaten Teluk Wondama terbentuk. Max pun dipercayakan untuk memimpin lembaga teknologi dan layanan informatika tersebut.

Bersama dengan mantan Kadis Perhubungan Aser Waroi, mereka melobi Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo untuk mengatasi masalah tersebut. Kini seluruh kampung di Teluk Wondama dapat menikmati layanan telekomunikasi secara baik di 80 persen wilayah kampung.

Puncaknya Pemkab Teluk Wondama mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kominfo RI sebagai Pemda yang peduli dan ikut serta membanagun  sarana komunikasi bagi masyarakat.

Di bidang olahraga Max adalah adalah Ketua Umum Pencab Persatuan Panahan Kab.Teluk Wondama. Ia juga Ketua Harian sekaligus Pelatih Kepala Cabang Pencak Silat (IPSI) dengan segudang prestasi yang ditorehkan. Salah satunya adalah juara umum cabang silat provinsi Papua Barat sejak tahun 2007. Prestasi itu bahkan masih dimiliki oleh Teluk Wondama hingga saat ini.

Max juga dikenal sebagai pelatih bertangan dingin yang menghasilkan atlet asli Wondama yang berjaya di event tingkat daerah maupun Nasional. Tak heran jika ia terpilih sebagai Sekretaris IPSI Teluk Wondama.

Semasa hidupnya, Max adalah Atlet Silat Nasional yang pernah membawa nama Indonesia, di tingkat internasional. Usai pensiun menjadi atlet, ia aktif sebagai pelatih, wasit/juri dan pengurus aktif di jajaran IPSI Papua/Papua Barat dan Nasional. “Sumbangsih yang beliau berikan untuk olah raga silat luar biasa besar,” ungkap Elton lagi.

Disamping aktif di bidang olahraga, Max juga merupakan salah seorang seniman.  Max adalah pencipta lagu mars PW dan PAR GKI di Tanah Papua. Ia juga terlibat sebagai pelayan dalam GKI di Tanah Papua di Sinode dan masuk sebagai pengurus Klasis GKI Wondama hingga akhir hayatnya.

“Sebagai tokoh dan panutan bagi semuanya stafnya, almarhum dikenal sebagai pimpinan yang bersahaja, dihormati, bijaksana, sederhana dan rendah diri. Beliau merupakan contoh pemimpin yang baik,” kenang Elton. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post