Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Masih Pandemi Covid-19, Masyarakat Berkerumun di Pasar Jelang Idul Fitri

Ilustrasi: Pasar (IST)

Di tengah situasi pandemi Covid-19, masih banyak masyarakat yang berkerumun di pasar menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H.

JAKARTA – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti warga yang berkerumun di pasar tradisional menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H. Jokowi meminta petugas mengingatkan warga untuk menjalankan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (COVID-19).

"Saya melihat pasar-pasar tradisional saat ini mulai ramai karena banyak masyarakat yang belanja dalam rangka persiapan hari raya. Saya ingin ini dipastikan ada pengaturan jarak yang baik, pakai masker, petugas di lapangan betul-betul bertugas untuk mengingatkan mengenai protokol kesehatan secara terus-menerus," ujar Jokowi dalam rapat terbatas persiapan Idul Fitri 1441 H yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Selasa (19/5/2020).

Jokowi menekankan pentingnya menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak untuk pencegahan COVID-19. Jokowi juga meminta protokol kesehatan dijalankan di lapangan sebelum dan saat Idul Fitri.

"Kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran COVID-19 ini adalah kedisiplinan kita semua, kedisiplinan untuk mencuci tangan, menjaga jarak yang aman, untuk memakai masker, dan menghindari kerumunan dan keramaian atau konsentrasi massa," kata Jokowi.

"Saya minta protokol kesehatan betul-betul dipastikan di lapangan, terutama menjelang Idul Fitri dan pada saat nanti Idul Fitri," tambahnya.

Untuk urusan ibadah, Jokowi meminta jajarannya melakukan sosialisasi yang lebih jelas mengenai aturan-aturan tentang ibadah selama masa pandemi COVID-19. Jokowi meminta petugas lapangan menjelaskan bahwa pemerintah tak pernah melarang masyarakat beribadah.

"Dalam penerapan protokol kesehatan maupun aturan-aturan PSBB, saya minta betul-betul dijelaskan, diberikan pemahaman, disosialisasikan bahwa pemerintah tidak melarang untuk beribadah," kata Jokowi. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post