Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Marco Motta Kagumi Budaya Indonesia

Bek Persija Jakarta, Marco Motta saat mendapatkan penghormatan dari Resky Fandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Persija Jakarta)

Pengalaman yang pernah dirasakan Marco Motta yaitu saat mendapatkan penghormatan secara langsung dari juniornya di Persija Jakarta yakni Resky Fandi.

JAKARTA - KABARE.ID: Pemain bintang Persija Jakarta asal Italia, Marco Motta mengaku takjub terhadap keramahan dan budaya Indonesia. Marco Motta merupakan salah satu dari tiga pemain asing yang dimiliki tim Persija Jakarta di kompetisi Liga 1 2020.

Pemain yang pernah memperkuat Juventus dan AS Roma itu didatangkan Persija Jakarta pada awal musim Liga 1 2020, dan dikontrak selama dua tahun. Selama beberapa bulan berada di Indonesia, pemain berusia 34 tahun itu langsung merasa nyaman dan tanpa memiliki kendala selama di Indonesia.

Selain itu, proses adaptasi Motta di Indonesia bisa berjalan lancar dan tanpa kesulitan. Salah satu budaya di Indonesia yang membuat Marco Motta kagum adalah rasa hormat  tinggi dari setiap individunya.

Terlebih, budaya di Indonesia menghormati setiap orang yang lebih tua. Pengalaman yang pernah dirasakan Marco Motta yaitu saat mendapatkan penghormatan secara langsung dari juniornya di Persija Jakarta yakni Resky Fandi.

Saat pertandingan menghadapi Geylang Internasional, pada 23 Februari 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Resky Fandi menunjukan rasa hormat kepada seniornya dengan melakukan "salim" sebelum masuk ke lapangan.

Pengalaman pertama itu membuat Marco Motta terkagum-kagum budaya di Indonesia. "Sebagai orang barat, gerakan ini (salim) sangat mengejutkan saya karena tidak lazim dalam budaya kita," kata Marco Motta, Sebagaimana diberitakan Wartakota, Selasa (14/7/2020).

Menurut Motta, budaya dan keramahan yang ditampilkan masyarakat di Indonesia membuatnya betah di Indonesia. Ia pun mengaku beruntung bisa mendapatkan kesempatan mengunjungi dan berkarier di Indonesia karena menjadi pemain sepakbola.

"Saya sangat menyukai budaya Anda dan saya sangat menghargainya. Sepakbola adalah kunci saya untuk mengetahui dunia," ucap Motta.

Saat ini, Marco Motta masih berada di negara asalnya, Italia, karena kompetisi sepakbola Indonesia dihentikan karena pandemi virus corona. Dalam waktu dekat, pemain berposisi bek sayap itu akan segera datang kembali untuk bekerja ke Indonesia. (*)



 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post