Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Malang Punya Laboratorium Seni Budaya Baru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meresmikan laboratorium seni budaya di Kabupaten Malang, Senin (4/2/2019). (Foto: Kemendikbud RI)

Kabupaten Malang kini memiliki laboratorium seni budaya baru, tepatnya di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Laboratorium tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada 4 Februari 2019.

MALANG-KABARE.ID: Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir berharap bantuan laboratorium seni budaya yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat meningkatkan kreativitas siswa dan mendorong hadirnya karya-karya baru.

"Digunakan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin. Saya lebih suka bantuan pemerintah rusak karena sering dipakai, daripada rusak tetapi tidak pernah dipakai. Tapi, yang paling bagus ya dipakai dan tidak rusak," ujarnya, seperti dilaporkan dalam keterangan resmi, Selasa (5/2/2019).

Mendikbud juga berpesan agar keberadaan laboratorium ini juga dapat memberikan dampak pada lingkungan sekitar. "Jangan hanya digunakan oleh sekolah yang mendapatkan bantuan saja. Tetapi juga dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah lain di sekitar sini. Bikin kolaborasi pentas seni antarsekolah. Pokoknya dioptimalkan," pesannya.

Kolaborasi pentas seni antarsekolah, menurutnya, mampu mendorong kreativitas dan prestasi, sehingga berdampak baik bagi para pelajar. "Kalau lulusan sekolah bagus, yang memanen hasilnya adalah negara dan masyarakat. Tetapi, kalau tidak bagus, yang rugi negara dan masyarakat," tandas Mendikbud.

Baca juga: Indonesia – Polandia Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Bantuan laboratorium seni budaya ini adalah komitmen Kemendikbud dalam melakukan revitalisasi SMK sekaligus upaya pemajuan kebudayaan. Direktur Kesenian, Restu Gunawan mengungkapkan, total bantuan yang dikucurkan pemerintah melalui Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan senilai 750 juta rupiah.

Bangunan yang menyerupai gedung pertunjukan ini dilengkapi fasilitas audio visual dengan kapasitas 80 sampai 100 orang. Dibangun sejak tahun 2018, spesifikasi bangunan beserta peralatannya telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, Arif Joko Suryadi, menyampaikan bahwa gedung bantuan dari Kemendikbud ini akan diberi nama Kasman Singodimedjo, seorang tokoh Muhammadiyah yang baru saja mendapatkan gelar pahlawan nasional. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post