Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Makan Enak Sambil Beramal di Good Food Festival

Aneka sayur: wortel, jamur, sawi, dan jagung sebagai pelengkap makanan khas Jepang, Shabu-Shabu yang disajikan di Good Food Festival, Plaza indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien).

Konsep makan sepuasnya (all you can eat) memang menyenangkan. Apalagi jika tahu uang yang kita keluarkan itu akan dimanfaatkan untuk membangun sekolah.

JAKARTA-KABARE.ID: Ya, di Good Food Festival, pengunjung bukan hanya bisa makan sepuasnya, tetapi juga ikut berkontribusi membangun sekolah.

“Good Food Festival adalah program rutin yang digelar Plaza Indonesia setiap tahun. Bedanya, tahun ini 50 persen hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk program membangun sekolah di wilayah Indonesia yang terkena bencana alam,” ujar Zamri Mamat, General Manager Marketing Plaza Indonesia di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Ada 25 stan dan lebih dari 30 jenis makanan dan minuman yang disajikan. Merek-merek ternama seperti La Moda, Shabu-Shabu House, Kitchenette, Dore, Eight Treasures, Zenbu, Dairy Queen, Sari Ratu, Uncle Tetsu, dan Bistro Baron ikut memeriahkan acara tersebut.

Makanan khas Indonesia seperti nasi campur bali ayam asap, nasi ijo sapi bakar, soto betawi, gado-gado, ketupat sayur padang, hingga es cendol bisa ditemukan di sana. Tak hanya itu, ada juga makanan dari negeri lain seperti chiken collagen nabe, beef bourguignon, samsui hainan rice, ice cream blizzard, chessy puff, laksa, dan barramundi waku.

Untuk menikmati semua makanan tersebut, pengunjung cukup merogoh kocek Rp250 ribu untuk sekali masuk. Good Food Festival digelar di Function Hall, Plaza Indonesia, level 2 mulai 3-5 Desember 2018.

Berikut sedikit ulasan beberapa makanan yang sudah dicicipi oleh Kabare:

Rendang padang sebagai pelengkap ketupat sayur padang yang disajikan oleh Sari Ratu di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Kami memulai dengan ketupat sayur padang yang dihadirkan oleh Sari Ratu. Sajian satu ini menghadirkan pengalaman baru. Pasalnya di dalam ketupat sayur ini terdapat daging rendang yang gurih, berpadu selaras dengan kuah santan, kerupuk, sayur, serta ketupat. Buat kamu yang suka pedas, bisa menambah sambal sesuai selera.

Beef bourguignon yang disajikan oleh Paul di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Jika tadi rendang dikombinasikan dengan ketupat sayur, restoran khas Prancis, Paul menghadirkan beef bourguignon atau disebut juga rendang prancis. Makanan yang disajikan dengan tampilan cantik ini selaras dengan rasanya. Daging sapi yang disajikan empuk dan gurih. Begitu juga dengan kentang yang dihaluskan, serta aneka sayuran yang dibentuk cantik. Buat kamu yang penasaran bagaimana rasanya rendang khas Prancis, tidak ada salahnya mencicipi makanan satu ini.

Chiken colagen nabe yang disajikan oleh Shabu-Shabu House di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Setelah puas dengan dua jenis rendang yang berbeda, Kabare mencoba chiken colagen nabe yang disajikan oleh Shabu-Shabu House. Buat kamu yang kepingin mencicipi rasa makan sehat, bisa mencoba makanan satu ini. Bahkan makanan ini dikatakan oleh sang juru masak bisa meregenerasi kulit wajah!

Dalam satu sajian chiken colagen nabe, kamu bisa menikmati potongan ayam, aneka sayur: jamur, wortel, dan jagung, serta kuah hangat yang gurih. Kamu juga bisa menambah sambal sesuai selera. Shabu-Shabu House juga menawarkan minuman yang di dalamnya terdapat aneka buah melon dan semangka. Lengkap ya, rasa sehatnya.

Chicken mazaru yang disajikan oleh Zenbu di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Belum puas, kami kemudian berpindah ke stan lainnya untuk mencoba makanan khas Jepang yang tersohor di seluruh dunia, yaitu sushi. Jika umumnya, ibu hamil tidak disarankan mengkonsumsi makanan mentah. Namun, sushi yang dibuat oleh Zenbu di festival ini tampaknya jadi pengecualian. Pasalnya sushi yang disajikan sudah matang. Rasanya juga nikmat. Perpaduan antara daging (ayam atau ikan) dengan nasi dan nori (rumput laut) selaras dalam satu suapan. Apalagi ditambah saus atau wasabi. Nikmat!

Chicken lollipop yang disajikan oleh Eight Treasures di Good Food Festival, Plaza indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Kendati perut sudah mulai terisi, tetapi camilan ayam satu ini ternyata sayang untuk dilewatkan. Chicken lollipop yang disajikan oleh Eight Treasures punya rasa gurih dengan tingkat kematangan yang pas. Rasa manis dari madu berpadu dengan gurihnya ayam dan taburan wijen. Kudapan satu ini makin lengkap jika dinikmati dengan saus atau sambal.

Kudapan berbahan dasar ayam juga dihadirkan oleh Fat Burger dengan chicken wings combo. Berbeda dengan Eight Treasures, Fat Burger mengolah chicken wings dengan tepung dan dua rasa yang berbeda. Kendati demikian, keduanya patut untuk dicoba.

Le coco noir yang disajikan Dore di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Menikmati makanan dengan konsep all you can eat, rasanya belum lengkap tanpa makanan penutup. Buat kamu yang suka kue, Dore menghadirkan le coco noir dengan dua rasa, yakni keju dan cokelat. Kue kejunya enak dan lembut. Sementara browniesnya didominasi rasa manis, bahkan cenderung terlalu manis.

Kue keju juga dihadirkan oleh Uncle Tetsu dengan chessy puff. Berbeda dengan Dore, Uncle Tetsu menampilkan kue kering yang dipadukan dengan kelembutan keju. Pada sisi luar, kue terasa renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan manis. Perpaduan keju, gula dan susu ini tercipta pas. Buat kamu pecinta kue keju, tentu wajib mencicipi dua jenis kue keju yang disajikan di festival ini.

Cendol atau Hejohejo Tjendol yang disajikan The Foodhall di Good Food Festival, Plaza Indonesia. (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Setelah menikmati semua sajian tersebut, Kabare menutup dengan sajian Hejohejo Tjendol yang disajikan oleh The Foodhall. Minuman khas Indonesia satu ini ternyata bisa bersanding dengan makanan internasional yang telah kami nikmati. Maklum, cendol satu ini bukan cendol biasa. Sang juru masak meraciknya menggunakan susu almond dan cendol yang dibuat khusus. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post