Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Majalengka, Tempat Peristirahatan Terakhir Prabu Siliwangi

Image source: https://pleisbilongtumi.files.wordpress.com

Setelah rampungnya pembangunan Bandara Kertajati, nama Kabupaten Majalengka sontak menjadi pusat perhatian Indonesia.

MAJALENGKA – KABARE.ID: Majalengka merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat dengan nama Ibukota yang sama. Hampir semua warga Majalengka percaya bahwa nama daerah yang mereka tinggali itu diambil dari Bahasa Cirebon, “Majae” artinya “(buah) Maja-nya” dan “Langka” yang berarti langka. Jadi jika digabungkan, arti dari nama Majalengka adalah “langka akan buah maja”.

Secara geografis, Kabupaten Majalengka ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Indramayu di sebelah utara, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis di sebelah selatan, Kabupaten Sumedang di sebelah barat, serta Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan di sebelah timurnya.

Sejarah mencatat, pada tahun 1819, terbentuklah Karesidenan Cirebon yang terdiri atas lima kabupaten yang mencakup: Cirebon, Kuningan, Bengawan Wetan, Galuh atau yang kini dikenal sebagai Ciamis, dan Maja. Nah, Kabupaten Maja ini sendiri merupakan cikal bakal dari terbentuknya Kabupaten Majalengka.

Hingga saat ini, sebenarnya penamaan Kabupaten Majalengka masih menjadi misteri. Namun, banyak warga Majalengka yang percaya dengan cerita turun temurun tersebut.

Sebelum kehadiran Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka ini sudah tersohor dengan keberadaan Gunung Ciremai yang banyak didaki oleh kawula muda. Kendati namanya kerap dipandang sebelah mata, tapi Kabupaten Majalengka menyimpan sejumlah potensi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Selain Gunung Ciremai, kabupaten ini juga menawarkan wisata alam lainnya, seperti Terasering Panyaweuyan, Curug Muara Jaya yang dikelilingi oleh ladang sayur dan palawija, hingga Curug Cipeuteuy yang konon katanya dulu ditumbuhi pohon petai berukuran raksasa.

Tidak melulu wisata alam, Kabupaten Majalengka juga memiliki wisata ziarah, yaitu Petilasan Prabu Siliwangi. Nama Prabu Siliwangi sendiri tentunya sudah tidak asing bagi warga Tanah Pasundan. Ialah Raja dari Kerajaan Sunda Galuh yang memerintah selama 39 tahun dan membawa kerajaan tersebut ke puncak kejayaan.

Di Petilasan Prabu Siliwangi Anda dapat melihat lokasi yang dipercaya warga sebagai tempat peristirahatan terakhir dari sang Prabu sebelum akhirnya menghilang secara ghaib atau moksa. (*)

 

Sumber: Pesona.travel

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post