Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Lunturnya Nilai Kebudayaan Harus Mendapat Perhatian Serius

Ilustrasi: dok. Kabare.id/ Baskoro Dien

Bamsoet meminta para elite politik tidak hanya sibuk bertengkar memperebutkan kekuasaan semata. Tetapi juga harus menjadi tauladan bagi generasi muda agar bangga menjadi anak Indonesia.

JAKARTA-KABARE.ID: Ketua DPRI RI, Bambang Soesatyo menegaskan, lunturnya nilai-nilai kebudayaan di generasi muda harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.

“Demam seperti K-Pop telah sangat massif memengaruhi kebudayaan di berbagai Negara, termasuk Indonesia. Kini anak-anak muda lebih suka bergaya Korean style, harajuku style, Arabian style, maupun western style,” kata dia di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Padahal, katanya, Indonesia punya banyak ragam budaya, mulai dari fashion, alat musik, maupun falsafah kehidupan dari kearifan lokal di berbagai daerah. Ia berpendapar, cara indoktrinasi secara halus yang dilakukan berbagai Negara melalui film, lagu, cerita komik, maupun fashion perlu dipelajari untuk dijadikan contoh.

“Indoktrinasi tidak selamanya berarti buruk. Indonesia punya Pancasila sebagai ideologi bangsa., Nilai itu harus ditanamkan kepada generasi muda melalui pendekatan yang menarik dan interaktif. Bukan dengan cara paksaan atau otoritarian,” ujarnya.

Ia pun mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk kembali menjadi jati dirinya yang bergotong royong, saling asah, asih, dan asuh. “Mari kita kembali ke sifat gotong royong, bukan individualistis. Kembali ke sikap silih asah, asih, dan asuh, bukan penebar kebencian atau permusuhan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk kembali mencintai budaya Indonesia yang sudah lama ditinggalkan. “(Mari) kembali menikmati pagelaran kebudayaan seperti wayang maupun sendratari, bukan hanya menikmati konser artis mancanegara,” tandasnya. (*)

 

Sumber: tribunnews.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post