Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Linda Poernomo Rutin Menerbitkan Buku untuk Merangsang Minat Baca

Diskusi bertema “Korelasi Minat Baca dan Minat Menulis Bacaan” di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (10/9/19). (dok. PR)

Linda mengaku dirinya rajin menerbitkan buku karena ingin merangsang minat baca dan minat menulis bacaan. Ia bahkan telah menjalankan mobil pustaka yang memberikan layanan perpustakaan keliling.

JAKARTA – KABARE.ID: Indonesia sedang berada di persimpangan, pada satu sisi teknologi bergerak begitu cepat, informasi selalu berubah, membaca menjadi suatu keharusan agar tidak ketinggalan. Sedangkan hal-hal yang sifatnya jadul terhentikan digantikan dengan yang baru. Itu ditandai dengan kondisi memprihatinkan nasib media cetak pada saat ini, sejalan dengan makin maraknya media online.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perpustakaan Nasional, Syarif Bando,  Direktur Komunikasi PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono dan Gurubesar Universitas Dokter Moestopo (Beragama), Budiharjo dalam diskusi bertema “Korelasi Minat Baca dan Minat Menulis Bacaan” di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (10/9/19).

Diskusi ini merupakan rangkaian dari Peluncuran Buku berjudul Linda Poernomo dari Presenter ke Parlemen Berjuang Untuk Rakyat. Buku  ini,  kata Syarif Bando, mempertegas kembali pertanda munculnya era baru dalam dunia penerbitan di Indonesia.

Ketersediaan bahan bacaan digital, e-book, seiring dan sejalan dengan ketersediaan bahan bacaan berformat paperback. Bahan-bahan bacaan itu bisa diproduksi sendiri oleh para penulisnya baik secara lokal maupun secara internasional.

Buku Linda yang diterbitkan dalam dua bahasa Indonesia dan Inggris dengan format ganda -ebook dan paperback dilakukan melalui asosiasi dengan penerbit internasional yang menyediakan fasilitas direct publishing.

”Direct publishing, murah, mudah dan mendunia, sekaligus mengajak kita juga harus bisa menulis dalam bahasa Inggris sehingga bacaan kita juga diminati secara global,” tegas Linda.

Linda mengungkapkan bahwa dirinya rajin menerbitkan buku karena ingin secara aktif merangsang minat baca dan minat menulis bacaan. Menulis bacaan akan menambah ketersediaan bahan bacaan.

Sejak dilantik menjadi wakil rakyat, Linda mengaku telah menjalankan mobil pustaka yang memberikan layanan perpustakaan keliling pada daerah pemilihannya. (rls)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post