Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Lari Ekstrem Rinjani 100K Kembali Digelar

Ilustrasi: lari marathon. (Istimewa)

Lari ekstrem Rinjani 100 kilometer merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun, yang membedakan dari tahun sebelumnya, adalah Gunung Rinjani kini sudah masuk dalam jaringan geopark dunia atau UNESCO Global Geopark.

MATARAM-KABARE.ID: Pemerintah Nusa Tenggara Barat akan menggelar lari ekstrem Rinjani 100 kilometer di kawasan Gunung Rinjani, Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, pada 4-6 Mei 2018.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal, mengatakan lomba lari ekstrem tersebut direncanakan diikuti 1.144 orang yang sudah mendaftar ke panitia.

"Awalnya kita batasi 1.000 orang. Tapi ternyata lebih. Inilah magnet Rinjani," katanya di Mataram, Rabu (18/4).

Menurut Faozal, dari tahun ke tahun pelaksanaan Rinjani 100 K semakin baik. Terbukti dari terus bertambahnya jumlah pendaftar yang ikut dalam lomba lari ekstrem tersebut.

Ia menambahkan, selain menjaring atlet, pelaksanaan lari Rinjani 100 K memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya di Sembalun, Lombok Timur sebagai lokasi utama pelaksanaan Rinjani 100 K.

"Jadi kalau ini dikaitkan dengan ekonomi masyarakat, jelas sangat bagus. Karena wisatawan akan datang, sehingga masyarakat ikut mendapat manfaat dari kegiatan itu," terang Faozal.

Baca juga: Ratusan Anggota Pramuka Peringati Hari Lahir Bapak Pramuka Indonesia

Sementara itu, perwakilan panitia Rinjani 100 K, Ahmad Riston Sani, menjelaskan untuk kategori lari masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni 100K, 60K, 36K dan 27K. Sedangkan, untuk peserta jauh meningkat daripada tahun 2017.

"Kalau tahun 2017 jumlah perserta 600 orang. Sekarang dari 38 negara dan 1.144 peserta. Di mana 100 orang peserta lokal. Selebihnya, berasal dari luar NTB dan luar negeri," sebutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan lomba lari Rinjani 100 K ini akan melibatkan kelompok pemuda Sembalun. Untuk race sendiri dilaksanakan dua hari. Mulai Sabtu dan Minggu Mei 2018.

Khusus untuk kategori 60K dan 100K diikuti oleh pelari yang pernah mengikuti tahun sebelumnya dan finish. Kategori ini juga khusus diisi peserta dengan segi ketahanan mental dan peserta yang sudah lulus kualifikasi. Peserta terbanyak di kategori ini berasal dari luar negeri.

"Ada 440 peserta yang ikut kategori 60K dan 100K. Sedangkan 400an orang yang ikut 36K. Sementara, 27K hanya diikuti pemula," tandas Ahmad Riston Sani. (ant)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post