Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Laporan 3 tahun sektor Pariwisata Pemerintahan Jokowi-JK

Konferensi pers 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK sektor Pariwisata Indonesia. (Instagram/ kemenpar)

Menteri Pariwisata Arief Yahya memaparkan presentasi pembangunan sektor Pariwisata Indonesia dalam konferensi pers 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK yang berlangsung di gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden pada 17 Oktober 2017.

JAKARTA-KABARE.ID: Konferensi Pers 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dimoderatori oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Presiden, Johan Budi. Dalam acara tersebut sejumlah permasalahan dipaparkan untuk melihat kinerja para menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

Salah satunya adalah pembangunan sektor pariwisata Indonesia yang dipaparkan oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya. Sebagai pembuka presentasinya, Menpar Arief mengatakan pariwisata sudah dilirik sebagai primadona baru perekonomian Indonesia karena pertumbuhannya yang sangat bagus.

Menpar juga menjelaskan hal prioritas yang telah tercapai dalam 3 tahun terakhir, di antaranya

Capaian pertumbuhan Kunjungan Wisman periode Januari-Agustus 2017 (25,68%) yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan global (6,4%) dan ASEAN (7%). Kemenpar juga mencatat beberapa penghargaan yang diraih Wonderful Indonesia (46 penghargaan di 22 negara tahun 2016, 21 penghargaan di 10 negara di tahun 2017).

Kemudia ada pengembangan di 10 Destinasi Prioritas beserta total nilai investasi bidang Pariwisata. Serta Penaikan Daya Saing Pariwisata dari 70 tahun 2013, 50 tahun 2015, ke 42 tahun 2017.

Paparan tersebut ditutup dengan Indonesia Incorporated sebagai bentuk sinergi pengembangan Pariwisata. Dalam paparannya, Menpar Arief didampingi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong, bersama dengan Menko Perekonomian, Darmin Nasution. (*)

 

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post