Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Lamang Tapai, Penghangat Tubuh Khas Minangkabau

Lamang tapai. (Ist)

Masyarakat Minangkabau biasa menyuguhkan lamang tapai kepada tamu mereka pada hari besar, seperti takjil pada bulan puasa, perayaan Idul Fitri atau perayaan-perayaan adat dan pernikahan.

JAKARTA – KABARE.ID: Di Pasar Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, Anda bisa mencoba beragam kuliner purba yang dibuat dengan cara tradisional, salah satunya adalah Lemang Tapai.

Lamang adalah beras ketan yang dimasak dengan santan. Sementara tapai atau tape adalah beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasikan beras ketan dengan ragi.

Di Batusangkar, lamang tapai masih dimasak dengan cara tradisional seperti dilakukan leluhur orang Minangkabau puluhan tahun lalu. Sebab, menurut pedagang, teknologi modern tidak bisa menghasilkan cira rasa lemang tapai yang gurih.

“Wangi aroma rempah dan bambu yang diracik secara tradisional, tidak tergantikan oleh teknologi,” demikian dikutip Kabare dari laman resmi Kemenparekraf RI, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Kebaikan Kuliner Indonesia

Sebelum hadir di atas meja makan, kuliner khas Minang ini harus melewati proses yang panjang dan rumit. Pertama ketan putih dipadukan dengan santan di dalam ruas bambu muda yang telah dipotong-potong, kemudian bamboo tersebut diselimuti dengan daun pisang dan disangai di atas bara api dari kayu bakar.

Aroma dari kayu bakar yang berpadu dengan santan, daun pisang dan bambu muda membuat ketan menjadi harum. Selain itu, tapai yang menjadi toping lemang ini, dihasilkan lewat proses fermentasi dari beras ketan merah yang diberi ragi, dipadu dengan aroma cengkeh dan cabe.

Dengan cita rasanya yang gurih dan asam, lamang tapai adalah penganan yang dapat mengusir dingin di dataran tinggi Minangkabau. Lemang tapai adalah cita rasa klasik yang menghangatkan tubuh.

Anda juga bisa mencampur lamang tapai dengan durian, bila musim durian Sumatra tiba dan pedagang menumpuknya di pinggir-pinggir jalan Batusangkar. Anda juga bisa menikmati lamang tapai dengan sentuhan modern, dengan menambahkan campuran roti dan serikaya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post