Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
NASIONAL

Labuan Bajo Disiapkan untuk Kegiatan KTT G20 2023

Presiden Joko Widodo usai menikmati pelayaran dengan kapal Pinisi, Minggu (19/1/2020). (Foto: BPMI)

Selain KTT G20, kegiatan tingkat dunia lainnya yang akan digelar di Labuan Bajo adalah ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.

LABUAN BAJO – KABARE.ID: Presiden Joko Widodo ingin mempersiapkan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi lokasi kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 2023 nanti. Hal itu disampaikan Jokowi, usai menggelar rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Hotel Plataran Komodo, Labuan Bajo, Senin (20/1/2020).

"Yang paling penting bahwa kita ingin mempersiapkan Labuan Bajo ini untuk KTT G20 di Tahun 2023 nanti," ujar Jokowi, dalam rilis Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT.

Selain KTT G20, lanjut Jokowi, kegiatan tingkat dunia lainnya yang akan digelar di Labuan Bajo adalah ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN. "Karena itu, dalam rangka persiapan ke sana, ini mulai direncanakan dan disiapkan mulai dari sekarang," kata Jokowi.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, mengatakan, Presiden Jokowi akan mengikuti sejumlah kegiatan selama dua hari di Labuan Bajo. "Ada sejumlah kegiatan Pak Jokowi yakni, meresmikan Hotel Marina Bay di Pelabuhan Labuan Bajo. Mengunjungi Puncak Waringin serta meninjau lokasi pelabuhan Waekelambu," ujar dia.

Kemudian hari terakhir, Jokowi direncanakan akan menyerahan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat Manggarai Barat. (*)

Dua kali berlayar dengan Kapal Pinisi

Presiden Jokowi dua kali berlayar menggunakan kapal pinisi dalam kunjungan kerjanya ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam pelayaran keduanya, Senin (20/1/2020) pagi, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana mengajak serta sejumlah menter untuk ikut berlayar, antara lain Mensesneg Pratikno, Menteri Pariwisata dan Kreatif Whisnutama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Para menteri bergabung dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara menggunakan boat dari tepi pantai untuk menyeberang menuju Kapal Pinisi yang berlabuh di tengah laut. Setiba di tengah laut, Presiden Jokowi dan para menteri naik di atas geladak Kapal Plataran Pinisi Felicia dan kemudian berlayar selama kurang lebih satu jam di sekitar perairan utara Labuan Bajo. Setelah itu kapal kembali ke dermaga Plataran hotel tempat Presiden dan Ibu Negara menginap selama di Labuan Bajo.

Selama berlayar di atas Kapal Pinisi, Jokowi berdiskusi ringan seputar topik Labuan Bajo dengan para menteri sambil menyantap makanan kecil dan minuman yang disajikan.

Pada Minggu (19/1/2020) kemarin, Jokowi juga sempat menjajal kapal pinisi didampingi staf khusus Belva Devara dan pemilik kapal Yozua Makes. Kapal buatan tahun 2002 itu kemudian berlayar kurang lebih selama 30 menit di perairan Labuan Bajo hingga matahari terbenam di ufuk barat.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyampaikan, Presiden ingin melihat langsung kesiapan kapal-kapal tersebut menyambut wisatawan. Selain itu, Presiden ingin melihat kebersihan di kapal dan keramahan para ABK di kapal tersebut. “Presiden juga menilai kesiapan faktor keamanan dan keselamatan, seperti ketersediaan pelampung, radio komunikasi di kapal, dan peralatan lainnya,” ucap Heru.

Selain itu, Presiden juga melihat spot-spot di kapal yang menarik untuk diabadikan oleh wisatawan dengan latar belakang laut dan kepulauan di Labuan Bajo. “Sekarang kan zamannya harus instragamable, jadi Presiden juga mencoba spot-spot itu,” kata Heru. (*)

 

Sumber: Kompas.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post