Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Konsumen Properti Merindukan Suasana Kultural

Sales and Marketing General Manager Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi dalam acara update pembangunan Synthesis Development di Jakarta, Rabu (11/7/2018). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Synthesis Residence Kemang mencoba menampilkan budaya Jawa yang dipadukan dengan sentuhan modern, seperti penggunaan rumah joglo sebagai penghubung lobi untuk dua menara Nakula dan Sadewa.

JAKARTA-KABARE.ID: Terbatasnya lahan di Jakarta membuat pengembang properti hanya bisa mendirikan hunian vertikal di berbagai area strategis. Kebanyakan dari pengembang berlomba dengan desain modern, minimalis, tapi minim sentuhan lokal yang menjadi ciri khas Indonesia.

Hal ini bisa dilihat dengan pemberian nama bangunan, ornamen, hiasan, hingga filosofi yang erat kaitannya dengan budaya Nusantara.

"Sejalan dengan pertumbuhan hunian, konsumen merindukan suasana kultural di sekeliling mereka yang membawa fase hidup seimbang antara modernisasi tanpa meninggalkan budaya," ujar Sales and Marketing General Manager Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi dalam sebuah acara di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Imron menjelaskan, Synthesis Residence Kemang adalah hunian vertikal dengan konsep khas budaya Indonesia, tanpa meninggalkan kemajuan zaman now.

Proyek apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 2 hektar dengan total hunian 1.188 unit ini, mengangkat budaya Jawa dengan nilai universal.

Hal ini ditunjukkan melalui sentuhan Batik Kawung dan Pendopo Rumah Joglo yang menjadi lobi utama dari dua tower kembar, Nakula dan Sadewa. Melengkapi nuansa etnik, di depan Rumah Joglo terdapat patung "selamat datang" Bancak Doyok, karya pematung Wahyu Santosa.

Apartemen dengan tiga tower, Arjuna, Nakula, dan Sadewa ini juga memiliki lahan terbuka hijau yang dilengkapi dengan taman Tirta Astana yang memiliki arti Istana Air.

Taman hijau seluas 60 persen dari total lahan 2 hektar ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang (Amerta), kolam renang anak (Pranala), area bermain anak (Dewari), reflecting pool (Ananta), gazebo utama (Astaka), area barbeque (Nismara), paviliun yoga (Prasanti), paviliun dining (Samboga), dan paviliun baca (Aksara).

Synthesis Residence Kemang juga tidak menghilangkan fasilitas-fasilitas modern seperti fitness center, sauna, jogging track, lapangan tenis, cafe, laundry, minimarket, salon, dan berbagai fasilitas lainnya.

"Semua fasilitas tersebut dapat dinikmati oleh penghuni yang disesuaikan dengan kebutuhan. Seolah-olah, penghuni yang tinggal akan nyaman seperti bangsawan Jawa yang tinggal turun dan bisa bersantai menikmati taman dan beragam fasilitas,” ujar Imron. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post