Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Kominfo Temukan 54 Informasi Hoaks Tentang Virus Corona

Menteri Kominfo Johnny G. Plate usai Konferensi Pers tentang Update RUU PDP di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (28/01/2020). - (AYH)

Menkominfo mengingatkan kembali agar warganet tidak menyebarkan konten hoaks. Sebab warganet bisa dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar rupiah.

JAKARTA – KABARE.ID: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan hingga Senin, 3 Februari 2020, telah ditemukan sebanyak 54 informasi hoaks yang tersebar melalui media sosial tentang virus corona.

“Hasil pantauan Tim AIS Kementerian Kominfo ada 54 informasi hoaks. isinya beragam, mulai dari soal sumber penyebaran, ada kabar pasien di rumah sakit beberapa daerah terkena Virus Corona, hingga soal pencegahan dan penyembuhannya,” jelas Menteri Kominfo dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kominfo, Senin (3/2).

Johnny G. Plate menyebut, selama dua minggu terakhir, sebaran konten hoaks dan disinformasi mengenai penyebaran virus corona di Indonesia meningkat. “Tiga hari yang lalu kami pantau ada 36, hari ini sudah hampir dua kali lipat konten hoaks dan disinformasi yang disebarkan,” jelasnya.

Ia menyebut, Kementerian Kominfo telah melakukan pemblokiran konten dan mendorong aparat penegak hukum melakukan penindakan atas pelaku penyebaran hoaks terkait virus corona. “Kami tak segan lakukan blokir dan mendorong penegak hukum mengambil langkah tegas,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Menkominfo mengingatkan kembali agar warganet tidak menyebarkan hoaks. Jika terjadi pelanggaran ketentuan UU ITE, penyebar berita hoaks dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar rupiah. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post