Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Komaruddin Hidayat Beberkan Kunci Sukses Raih Kebahagiaan Hidup

Komaruddin Hidayat. (Foto Kabare.co/ Baskoro Dien)

Komaruddin Hidayat Rektor UIN Syarif Hidayatullah yang juga penulis buku 'Psikologi Kebahagiaan, Merawat Bahagia Tiada Akhir' menjabarkan kunci sukses dalam menjalani hidup. Menurutnya secara garis besar, terdapat lima jenjang eksistensi manusia, yaitu jasadi, nabati, hewani, insani dan ruhani.

JAKARTA-KABARE.CO: Komaruddin Hidayat Rektor UIN Syarif Hidayatullah yang juga penulis buku 'Psikologi Kebahagiaan, Merawat Bahagia Tiada Akhir' mengatakan manusia memiliki jiwa yang unik. Secara garis besar, terdapat lima jenjang eksistensi manusia, yaitu jasadi, nabati, hewani, insani dan ruhani.

Ia menjabarkan, eksistensi jasadi merupakan materi yang menyangga hidup manusia seperti rupa, postur, warna kulit, kesehatan dan lainnya. Ketika seseorang sibuk berfikir dan bekerja mencari uang untuk memenuhi tuntutan fisiknya sesungguhnya yang tengah dilakukannya adalah memenuhi jiwa jasadi.

Lalu yang kedua adalah eksistensi Jiwa Nabati. Dalam diri manusia, pertumbuhan jiwa nabati sangat mudah diamati dengan kata kunci tumbuh. Ketika seseorang sibuk berfikir dan bekerja mencari uang untuk memenuhi tuntutan makan sesungguhnya yang tengah dilakukannya adalah memenuhi jiwa nabati.

Yang ketiga adalah eksistensi Jiwa Hewani. Karakter pokok jiwa hewani adalah hidup dan beraktivitas dengan dukungan indra dan insting, yaitu penglihatan, pendengaran, penciuman, gerakan, dan dorongan seksual. Ketika seseorang sibuk berfikir dan bekerja mencari uang untuk memenuhi hal-hal ini sesungguhnya yang tengah dilakukannya adalah memenuhi jiwa nabati.

"Kombinasi antara jiwa jasadi, nabati dan hewani sudah cukup membuat kehidupan manusia menjadi meriah dan heboh. Tapi siapapun yang menempatkan kenikmatan jiwa jasadi, nabati dan hewani sebagai puncaknya pada akhirnya pasti menemui kekecewaan dan kekalahan," ucap Komaruddin dalam acara bedah buku 'Psikologi Kebahagiaan' di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Komaruddin menerangkan, untuk mencapai kebahagiaan manusia harus bisa sampai pada Jiwa Insani atau bahkan Jiwa Ruhani.

Jiwa insani yang dijabarkan Komaruddin adalah manusia yang menggunakan intelektualitasnya yang bertumpu pada otak. Jiwa insani memiliki kesadaran estetika, humor dan kalkulasi untung-rugi yang lebih tinggi ketimbang hewan. Sehingga mampu menciptakan peradaban manusia yang berkembang pesat dari waktu ke waktu.

"Ketika sudah mencapai level ini, manusia bisa merasakan kebahagiaan namun kadang kala manusia masih merasa sombong yang berujung pada penyesalan," papar Komaruddin.

Sedangkan yang terakhir adalah Jiwa Ruhani. Komaruddin menjelaskan, jiwa ruhani adalah jiwa tertinggi yang sudah pasti mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya. Untuk mencapai jiwa ini, manusia harus mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjalankan perintahnya serta menjauhi segala larangannya. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post