Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

KKP Salurkan Pinjaman untuk Penguatan Modal Nelayan Bali

Foto: infopublik.id

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) menyalurkan pinjaman untuk penguatan modal bagi nelayan dan pelaku UMKM sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Bali, pada Rabu (12/08/2020).

BALI - KABARE.ID: Penyaluran pinjaman ini menjadi penting untuk penguatan permodalan nelayan, terutama pada saat Indonesia mengalami pandemi Covid-19 sekarang ini.

Pinjaman ini secara simbolis disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, pada saat acara Penutupan Bulan Mutu Karantina Tahun 2020.

Direktur LPMUKP, Syarif Syahrial, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa LPMUKP telah menyalurkan pinjaman kepada UMKM Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali sebesar Rp11 Miliar hingga tahun 2020 ini.

Khusus penyaluran saat ini, LPMUKP menyalurkan pinjaman sebesar Rp3 Miliar bagi sembilan Kelompok Usaha Kelautan dan Perikanan. Syarif juga berharap pinjaman ini dapat mendorong kinerja usaha perikanan, yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan Indonesia.

"Sesuai arahan Bapak Menteri, pinjaman BLU LPMUKP serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) diminta untuk dapat semakin mudah diakses oleh nelayan dan UMKM Kelautan dan Perikanan lainnya," kata Syarif, pada Rabu  (12/8/2020).

Syarif juga menegaskan bahwa dalam proses penyaluran pinjaman, Tenaga Pendamping LPMUKP yang tersebar di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan kantor BKIPM di daerah-daerah. Kerjasama yang mampu mengidentifikasi pelaku usaha potensial perikanan yang dapat diperkuat permodalannya oleh LPMUKP.

"LPMUKP selama ini menggunakan data lalu lintas pengeluaran produk perikanan yang dikeluarkan Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM). Data ini menjadi salah satu penilaian calon debitur potensial untuk dapat diberikan pinjaman. Saya harap Tenaga Pendamping dapat lebih proaktif untuk identifikasi UMKM potensial bekerja sama dengan BKIPM" tutup Syarif. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post