Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Keren, Taksi Listrik Pertama Indonesia Diluncurkan di Hari Bumi

Mobil listrik.

Peluncuran moda transportasi baru itu dilakukan bersamaan dengan Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Senin, 22 April 2019.

JAKARTA-KABARE.ID: Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meluncurkan armada taksi listrik atau e-Taxi milik PT Blue Bird Tbk (BIRD), di Jakarta.

Untuk tahap awal Blue Bird menggunakan 25 unit pabrikan BYD dan 5 unit Tesla di jajaran produk Blue Bird dan Silver Bird yang akan ditingkatkan keseluruhan menjadi sebanyak 200 mobil Iistrik hingga tahun 2020.

Jonan mengapresiasi peluncuran taksi listrik pertama itu, karena menurutnya upaya ini sejalan dengan upaya Pemerintah melakukan diversifikasi energi dengan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami mengucapkan selamat kepada PT Blue Bird yang telah mempelopori penggunaan taksi dengan kendaraan listrik 100 persen. Kami sangat mendukung upaya yang dilakukan PT Blue Bird ini dan saya kira Kementerian lain, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup juga mendukung ini, karena mobil ini mengeluarkan emisi yang lebih rendah dan polusi yang lebih kecil,” ujar Jonan, di Jakarta, Senin (24/4).

Untuk mendukung mobil listrik ini, menurut Jonan, PLN akan membangun stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di berbagai lokasi. Untuk sementara ini PLN sudah membangun sekitar 1.600 SPLU. Tahun ini akan dibangun minimal 2.000 SPLU, terutama di wilayah Jabodetabek.

Sementara untuk mempercepat proses pengisian baterai taksi listrik, dapat meminta bantuan PLN untuk membangun SPLU 40 KV, yang dapat mengisi daya dengan cepat, yakni sekitar 25 menit per mobil. Hal ini akan sangat membantu dalam proses mengisi daya baterai taksi listrik yang dimiliki.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyarankan agar biaya tenaga listrik yang dikeluarkan untuk taksi listrik lebih murah, taksi dapat melakukan proses pengisian daya pada waktu dimana PT PLN memberikan potongan harga, tujuannya agar biaya pengisian daya menjadi lebih murah.

“Melakukan charging taksi listriknya antara pukul 22.00 – 06:00 WIB saja, dimana pada waktu tersebut PT PLN mempunyai program untuk memberikan diskon biaya tenaga listrik kepada pelanggan hingga 30 persen.. Jadi harga mobilnya (memang) agak mahal tapi biaya energinya lebih murah yakni sekitar Rp1.000 per watt atau sekitar 40 persen dari harga premium,” kata Jonan.

Sementara Direktur PT Blue Bird, Tbk, Adrianto Djokosoetono mengatakan, dengan rencana pengoperasian sebanyak 200 mobil Iistrik hingga tahun 2020, akan menghilangkan 434,095 kg emisi C02 atau konsumsi BBM sebanyak 1.898.182 liter.

Kemudian penambahan 2.000 unit mobil listrik pada periode tahun 2020 – 2025 akan menghilangkan 21.704.760 kg emisi C02 atau setara dengan konsumsi BBM sebanyak 94.909.091 liter. (rls/bas)
 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post