Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kementerian Pariwisata Promosikan Masakan Indonesia di 100 Restoran Diaspora

Restoran yang berpartisipasi harus menawarkan minimal dua dari lima hidangan nasional yang ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata, yaitu rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado. (Shutterstock)

Dalam upaya untuk mempromosikan wisata kuliner dan mencapai target 20 juta turis asing pada tahun 2019, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan 100 restoran diaspora di seluruh dunia melalui program co-branding Wonderful Indonesia.

JAKARTA-KABARE.ID: Untuk memulai program ini, Kemenpar menyelenggarakan Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018 pada hari Kamis (29/11) dan Jumat (30/11) mendatang, mengundang 250 pemangku kepentingan pariwisata, termasuk pengusaha, pejabat pemerintah, masyarakat, akademisi dan media.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Kemenpar mendukung program co-branding dan berharap bahwa restoran diaspora akan terus tumbuh. Ia juga mengatakan bahwa masakan Indonesia harus dapat bersaing dengan masakan Thailand, Tom yam, yang dipromosikan oleh lebih dari 16.000 restoran diaspora Thailand di seluruh dunia.

Menpar menyebutkan bahwa pemerintah Thailand juga mendukung pertumbuhan cepat restoran Thailand di luar negeri dengan memberi mereka pinjaman lunak. “Karena keterbatasan anggaran, kami tidak dapat mengikuti (strategi) Thailand. Sebagai solusinya, kami bermitra dengan 100 restoran diaspora Indonesia untuk program co-branding Wonderful Indonesia,” katanya seperti diberitakan The Jakarta Post, Senin (26/11/2018).

Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, Vita Datau Messakh menjelaskan bahwa restoran diaspora terletak di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, Cina, negara-negara ASEAN dan banyak lagi.

Untuk dapat bergabung dengan program co-branding, restoran harus memenuhi beberapa kriteria, termasuk berada di kota-kota besar, mudah dijangkau, telah ada selama lebih dari tiga tahun dan memiliki peringkat minimal bintang 3,5 pada situs web perjalanan dan makanan populer, seperti Google, TripAdvisor, Yelp, dan Zomato.

Selain itu, restoran juga perlu menawarkan minimal dua dari lima hidangan nasional yang ditunjuk oleh Kemenpar, yaitu rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado, dan bersedia mempromosikan Wonderful Indonesia. (tjp/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post