Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Kemenperin Bantu Pemkot Payakumbuh Majukan Usaha Rendang

Rendang. (Instagram)

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan membantu Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat untuk mengembangkan kemampuan pelaku usaha rendang agar bisnis kuliner unggulan tersebut dapat lebih berkembang.

PAYAKUMBUH-KABARE.ID: Direktur Pengembangan Wilayah II Kemenperin Busharmaidi mengatakan, program tersebut berupa mengumpulkan pelaku usaha rendang dalam satu kawasan serta menyamakan standar kualitas produknya. Program tersebut bertujuan agar pelaku usaha rendang dapat memenuhi permintaan dalam skala yang lebih besar dan persoalan teknis tertentu.

“Saat ini usaha rendang di Payakumbuh sudah memiliki pangsa pasar tersendiri, namun jika ada permintaan dalam skala besar dan persyaratan khusus, peluang itu tidak dapat dipenuhi,” kata Busharmaidi di Payakumbuh, Kamis (8/3).

Untuk itu, katanya, penting agar pelaku usaha rendang dapat bersatu dalam sebuah perkumpulan. Ia memberi contoh, saat ini produk rendang masih beragam, mulai dari ukuran potong daging, standar rasa pedas, kelembutan daging dan bumbu-bumbu lainnya.

“Memperbaiki kemasan juga penting, agar lebih bagus, menarik, dan tahan lama,” katanya seraya menambahkan, nantinya produk rendang itu bisa dikemas dalam kaleng seperti sarden atau kornet.

Menurutnya, jika pelaku usaha rendang sudah berada dalam satu kawasan, pemerintah pusat lebih mudah membantu untuk mendatangkan peralatan kemasan tersebut. “Beberapa fasilitas apabila dipakai secara bersana akan lebih ekonomis. Sehingga industri kecil mampu bersaing dengan industri besar,” katanya. 

Sementara, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menyambut baik usulan yang diutarakan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, produk rendang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika digarap dalam skala yang lebih besar.

“Rendang mempunyai produk dari hulu sampai hilir, mulai dari petani kelapa dan cabai, peternak sapi atau kerbau, serta pedagang yang memasarkannya. Semua itu akan memiliki banyak efek,” kata Riza.

Ia menambahkan, saat ini memang ada segmen pasar yang belum tergarap padahal jumlahnya cukup besar. Untuk itu ia berharap pelaku usaha rendang dapat bergabung dan mengontrol kualitas dan keseragaman produk rendang. (bas)

 

Sumber: Antara

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post