Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kemenpar Sosialisasikan Program Homestay Desa Wisata di Tana Toraja

Foto: Kemenpar RI

Program Homestay Desa Wisata termasuk dalam 3 program prioritas Kementerian Pariwisata, program ini diusung sebagai jawaban atas pemenuhan amenitas dalam bentuk akomodasi dan penginapan.

JAKARTA-KABARE.ID: Belum lama ini, Kementerian Pariwisata menggelar acara sosialisasi program Homestay Desa Wisata di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Menurut Ketua Tim Percepatan Pengembangan Homestay Desa Wisata Kemenpar RI, Anneke Prasyanti, Pengembangan Homestay Desa Wisata memanfaatkan hunian yang sudah ada agar memberikan dampak ekonomi langsung ke masyarakat desa.

 “Pengembangan sektor wisata khususnya yang berada di daerah amatlah penting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata, tata kelola destinasi pariwisata, dan kapasitas masyarakat pelaku usaha pariwisata,” ujar Anneke, sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenpar, Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut menurut Anneke, Indonesia memiliki potensi keberagaman hunian yang lebih banyak dibandingkan negara ASEAN dan dapat menjadi aset pariwisata.

“Masyarakat patut bangga dan terus melestarikan budaya asli. Tidak hanya dalam bentuk bangunan, adat istiadat dan budaya setempat pun dapat menjadi nilai jual, sehingga perlu dilestarikan. Wisatawan akan sangat tertarik dengan kekayaan budaya setempat,” katanya.

Salah satu nilai unik dari Homestay Desa Wisata adalah pengalaman berbeda dengan hotel, yaitu mengusung konsep home sharing, tinggal bersama penduduk dan melakukan aktivitas bersama-sama.

“Hal ini sedang menjadi trend di dunia,” kata Anneke.

Tim Percepatan Pengembangan Homestay Desa Wisata juga memberikan Buku Panduan Pengembangan Homestay yang mengacu pada standar ASEAN sebagai bahan edukasi bagi masyarakat pelaku usaha.

Dalam acara tersebut juga diputar video kisah sukses pengelolaan Homestay dari Desa Penglipuran, Bali yang dapat dilihat pada kanal Youtube Homestay Nusantara.

Anneke berharap, ke depan, masyarakat desa semakin bangga dengan pariwisata berbasis komunitas melalui program Homestay Desa Wisata. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post