Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia

Menpar Arief Yahya (kanan) bersama KH Maruf Amin (tengah). (dok. Kemenpar RI)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menyiapkan pedoman wisata halal yang akan menjadi panduan bagi pengembangan pariwisata berstandar halal di Indonesia.

JAKARTA-KABARE.ID: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, pedoman wisata halal akan meliputi empat bidang, yaitu destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan yang mengacu pada standar terbaik wisata dunia.

"Kita harus mengikuti strategi umum seperti pelayanan dan harga terbaik dan berlaku di dunia," kata Menpar Arief Yahya di Jakarta, Selasa, (25/6/2019).

Lebih lanjut mengenai standar layanan pariwisata, Menpar menjelaskan pentingnya sertifikasi pariwisata halal bagi pelaku dan produk pariwisata. Sertifikasi dapat dijadikan sebagai jaminan halal bagi produk pariwisata yang diproduksi oleh para pengusaha.

"Untuk langkah awal ada empat bidang usaha yang akan disertifikasi yakni kuliner, hotel, biro perjalanan, dan spa. Sebaiknya para pelaku usaha tidak ragu untuk melakukan sertifikasi bagi bidang usahanya karena dengan demikian ada jaminan produknya halal dan sesuai dengan standar," kata Menpar.

Potensi pawisata halal di Indonesia dinilainya besar namun pencapaiannya belum optimal. Belum banyak daerah yang menjadikan wisata halal sebagai ciri khas wisata. Salah satu daerah yang sudah menerapkan wisata halal yakni Lombok.

Di Indonesia, prosentase kedatangan wisman halal mencapai 20% dan akan terus didorong untuk meningkat. Sementara kalau dibandingkan dengan negara tetangga, yakni Singapura, angka kedatangan wisman halalnya lebih dari 20%.

Pengembangan wisata halal yang sedang dilakukan Kemenpar juga disetujui oleh KH. Ma'aruf Amin. Dalam kesempatan yang sama, dia mengapresiasi langkah Kemenpar dalam mengembangkan wisata halal Indonesia.

"Semoga pedomannya segara ada dan dapat mempercepat pertumbuhan wisata Indonesia. Kita harap wisata halal Indonesia dapat menjadi yang terbaik di dunia," ujar Kyai Ma'ruf Amin. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post