Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Kemendikbud Gelar Lomba Debat Bahasa Indonesia Jenjang SMA

Foto: Istimewa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui kembali menggelar Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), dan National School Debating Championship (NSDC) untuk jenjang SMA.

JAKARTA - KABARE.ID: Lomba LDBI  diselenggarakan di Hotel Grand Tjokro, Bandung, dari tanggal 17 sampai 21 Oktober 2020, sementara untuk lomba NSDC diselenggarakan di Hotel Four Point, Bandung, dari tanggal 23 sampai 27 Oktober 2020.

Sebanyak 3.100 peserta LDBI, dan 2200 peserta NSDC telah mengikuti seleksi tingkat provinsi, hingga akhirnya 105 peserta LDBI, dan 105 peserta NSDC berhasil melenggang ke kompetisi tingkat nasional yang mewakili tim dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, dan Sekolah Indonesia Luar Negeri

Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbud Asep Sukmayadi mengatakan, dalam situasi pandemi seperti ini, seleksi dan kompetisi seluruhnya dilakukan secara virtual.

“Selain untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan pendapat, dan berlatih menjadi pendengar yang baik dengan lawan bicara, LDBI dan NSDC juga bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, konstruktif dan responsif terhadap isu-isu aktual yang sedang berkembang, baik nasional maupun internasional. Ini sangat relevan dengan kondisi saat ini," kata Asep dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/10/2020).

Pada pandemi ini keterampilan pemecahan masalah, berpikir kreatif dan kritis menjadi salah satu modal untuk memiliki daya tahan dan daya saing dalam menghadapi perubahan yang begitu cepat.

“Melalui keterampilan berpikir kritis, kita akan dilatih untuk memiliki elemen dasar dalam memecahkan masalah, yaitu Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, dan Overview,” ungkap Asep. 

Ia meyakini, para peserta LDBI dan NSDC memiliki kemampuan untuk menjadi individu yang lebih tangguh, dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan yang menghadang di depan mata.

“Adik-adik akan menjadi embrio dari lahirnya advokat-advokat masa depan Indonesia yang akan mengawal perubahan-perubahan besar yang dikehendaki bangsa ini melalui kekuatan pikiran, kekuatan reasoning, dan kekuatan kompetensi yang bisa dimiliki, apapun nanti profesi yang akan digeluti,” imbuhnya.

Sebelum secara resmi membuka LDBI dan NSDC, Asep berpesan kepada para peserta agar tetap menjunjung tinggi kejujuran dalam berkompetisi, karena sesungguhnya seorang pemenang bukanlah mereka yang hanya memiliki kompetensi unggul, tapi juga adalah mereka yang memiliki integritas dan karakter mulia.

Dari kompetisi NSDC ini, 25 pembicara terbaik akan diikutkan dalam training camp seleksi delegasi Indonesia untuk WSDC 2021. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post