Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kelok Sembilan, Primadona Bagi Para Pengendara

Foto: Pesona.travel

Tidak lengkap rasanya jika bepergian dari Sumatera Barat ke Riau tanpa melewati tempat ini. Diresmikan pada 2013 oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Kelok Sembilan menjadi primadona bagi para pengendara yang melintas.

JAKARTA - KABARE.ID: Jembatan Kelok Sembilan berlokasi di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau. Letaknya di Kabupaten Limapuluh Kota, sekitar 30 km arah timur dari Kota Payakumbuh. Dengan panjang 2,7 km dan lebar jalan 5 m, Kelok Sembilan menghadirkan panorama jalan berkelok-kelok yang sangat indah.

Pembangunannya memakan waktu yang sangat lama, sekitar 10 tahun. Meskipun begitu, hasil pembangunannya amat megah sehingga menjadi ikon Sumatera pada umumnya. Rasa lelah dan kantuk yang dirasakan para pengendara selama perjalanan di lintas tengah Sumatera akan terganti dengan udara segar dan pemandangan mengagumkan yang membuat tubuh kembali bersemangat.

Jembatan yang berada melintang dari utara ke selatan Bukit Barisan serta diapit oleh Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau ini menghadirkan pemandangan perbukitan yang menawan. Para pengendara yang sedang lewat dapat beristirahat sejenak di tepian Kelok Sembilan.

Sekarang ini telah disediakan fasilitas berupa restoran sehingga pengendara dapat mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, terdapat pula warung-warung kecil.

Bagi pecinta fotografi, disediakan pula tempat berfoto di area bawah jembatan yang berlatar belakang jembatan. Terdapat pula pilihan latar belakang lain berupa hiasan bunga taman berbentuk “cinta” dan pagar sungai.

Hawa pegunungan yang sejuk menambah daya alami yang seolah membuat pengunjung enggan meninggalkan Kelok Sembilan. Keindahan Kelok Sembilan tidak hanya dapat dinikmati di pagi sampai sore hari. Dengan tersedianya penerangan yang memadai, Kelok Sembilan tampak semakin mewah pada malam hari.

Pembangunan Kelok Sembilan mulanya ditujukan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di wilayah ini. Kemacetan parah biasanya terjadi pada musim lebaran. Dengan adanya Kelok Sembilan, kemacetan perjalanan darat pun dapat teratasi, bahkan menciptakan daya tarik tersendiri.

Menariknya, Kelok Sembilan merupakan karya anak bangsa yang menggunakan konsep green construction serta memanfaatkan produksi dalam negeri. (*)


 

Sumber: Pesona.travel

,

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post