Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kelezatan Ayam Goreng Kalasan yang Pernah Dipromosikan oleh Presiden Soekarno

Foto: Kemenparekraf RI/ Pesona.travel

Sejak tahun 1950an, ayam goreng kalasan mulai dikenal oleh masyarakat usai dipromosikan oleh Presiden Soekarno.

JAKARTA – KABARE.ID: Pencinta kuliner khas Yogyakarta pasti tak asing dengan menu ayam goreng kalasan. Ayam goreng ini berasal dari daerah Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Citarasanya yang lezat membuat ayam goreng kalasan mampu berkembang menjadi salah satu kuliner tersohor di Yogyakarta. Tak sedikit wisatawan yang ketagihan setelah mencicipinya.

Ayam goreng kalasan pertama kali diciptakan oleh Ibu Ronodikromo, atau akrab disapa Mbok Berek. Mbok Berek membuat ayam goreng hanya dengan bumbu dan cara yang sederhana. Namun dari racikan itu, ayam gorengnya memiliki citarasa yang berbeda dengan kebanyakan rasa ayam goreng pada masa itu.

Dulunya, Mbok Berek menjual ayam goreng olahannya di sebuah warung makan kecil di Padukuhan Candisari Benda, Kecamatan Kalasan. Ayam gorengnya mulai laris setelah Presiden Soekarno mampir di warungnya. Sejak kunjungan tersebut, Mbok Berek sampai mempekerjakan warga sekitar agar pengunjung yang membludak dapat terlayani dengan baik.

Baca juga: Cakalang Fufu, Kuliner Nikmat dari Manado

Sekitar tahun 1960an, warung makan Mbok Berek sempat bangkrut. Beberapa pekerjanya lalu meneruskan produksi ayam goreng tersebut dengan membuat warung sendiri. Kebanyakan masih berada di daerah Kalasan. Dari situlah olahan ayam goreng ala Mbok Berek ini mulai dikenal lebih luas dengan sebutan ayam goreng kalasan.

Keistimewaan ayam goreng kalasan ada pada rasanya yang sedikit manis dan gurih, serta tekstur daging ayam yang sangat empuk. Tak ketinggalan, kremesan menjadi ciri khas yang juga melekat pada sajian ayam goreng kalasan.

Ayam yang dipilih untuk diolah adalah jenis ayam kampung muda atau ayam petelur afkiran. Daging ayam yang sudah dipotong-potong dibumbui terlebih dulu. Bumbunya hanya menggunakan campuran bawang putih, bawang merah, garam, ketumbar, lengkuas, daun salam, serta gula merah.

Setelahnya, daging ayam direbus dalam air kelapa hingga empuk. Karena sudah matang saat direbus, waktu penggorengan ayam pun jadi singkat. Kremesan yang menjadi pendamping sajian ayam goreng kalasan diolah dengan cara yang tak kalah khas. Kaldu ayam sisa rebusan dimanfaatkan untuk membuat kremesan. Kaldu ayam dicampur dengan tepung kanji dan telur untuk menghasilkan adonan.

Baca juga: Icip-Icip Lezatnya Kapurung, Saudara Kembarnya Papeda

Berbeda dengan kremesan yang dibuat menggunakan tepung terigu atau tepung beras, kremesan yang dibuat menggunakan tepung kanji ini menjadi lebih renyah dan tak mudah melempem. Warna kremesannya pun menjadi tak terlalu kecoklatan.

Ayam goreng kalasan biasanya disajikan bersama lalapan segar dan sambal bajak. Kalau Anda tertarik mencicipi ayam goring kalasan, mampirlah ke daerah Kalasan, Kabupaten Sleman. Di sana terdapat lebih dari 50 penjual ayam goreng kalasan, termasuk Rumah Makan Mbok Berek yang terkenal kelezatannya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post