Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Kanji Rumbi, Takjil Khas Ramadhan Warisan Sultan Aceh

Bubur kanji rumbi, inspirasi hidangan Ramadhan khas Aceh oleh Chef Santhi Serad. (Foto: Dok LOCK&LOCK)

Di Aceh ada kuliner khas yang hanya akan ditemukan di bulan Ramadhan, namanya Kanji Rumbi. Kuliner satu ini konon adalah warisan Sultan dari Aceh.

ACEH-KABARE.ID: Kanji rumbi adalah makanan sejenis bubur yang punya citarasa unik karena dimasak dengan campuran rempah-rempah. Uniknya di setiap daerah di Aceh, menggunakan rempah-rempah yang berbeda untuk membuat kanji rumbi.

Di Masjid Al-Mabrur, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat misalnya. Kanji rumbi dimasak dengan bahan rempah seperti cengkeh, kayu manis, dan buah pala. Bahan pokok untuk memasak kanji rumbi adalah beras. Sementara untuk bahan pelengkapnya adalah seledri, tomat, bawang prei, kecap manis, dan suwiran ayam.

Tata Irfan, salah satu warga Kecamatan Johan Pahlawan mengatakan, kegiatan memasak kanji rumbi bersama pada bulan puasa di masjid itu sudah dilakukan sejek tahun 70an. Kegiatan ini melibatkan hampir seluruh warga di situ. “Memasak kanji rumbi dilakukan gotong royong dan hanya dilakukan kaum lelaki,” ujar Tata, seperti diberitakan oleh detik.com, Selasa (28/5)

Bahan-bahan untuk memasak kanji rumbi dibeli secara patungan. Selain terdapat donator yang menyumbang. “Untuk sekali masak bisa mencapai Rp5 juta. Dua kuali, bisa untuk 300 porsi,” kata Tata.

Kesiapan untuk memasak kanji rumbi mulai dari bumbu hingga bahan pokok disiapkan sejak bakda zuhur. Kanji rumbi mulai dimasak pada pukul 14.30 WIB, dan selesai sekitar pukul 17.00 WIB, menjelang buka puasa.

Kanji rumbi dihidangkan persis seperti bubur ayam, lengkap dengan suwiran ayam. Yang membedakannya dari bubur ayam biasa adalah penggunaan rempah-rempah. “Hampir sama (dengan bubur ayam), cuma kalau kanji rumbi, bumbunya langsung ke bubur. Selain itu, diberi kecap dengan bumbu khusus. Kita pakai bumbu utama seperti ketumbar, merica, pala, dan lainnya,” kata Tata.

Selain gurih, kandungan rempah-rempah di dalam kanji rumbi dipercaya menjadi asupan yang bermanfaat bagi kesehatan. Tidak sulit menemukan kanji rumbi pada saat bulan Ramadhan. Menu satu ini menjadi menu wajib yang tersedia di sejumlah menasah atau masjid provinsi berjuluk Serambi Mekah.

Di beberapa kabupaten, kanji rumbi dicampur dengan udang serta diberi pelengkap berupa wortel atau kentang. “Pasti berbeda. Dari bumbunya. Ada juga yang ditambah udang. Kita hanya (menggunakan) daging ayam,” kata Tata.

Belum ditemukan manuskrip yang membahas makanan yang digadang-gadang merupakan warisan sultan ini. Hanya saja, kanji rumbi berada di antara daftar kuliner legendaris khas Aceh, seperti pliek u, eungkot kayee, kuah beulangong, dan lainnya.

"Selain untuk berbuka puasa di masjid, (kanji rumbi) juga dibagikan kepada sesama warga. Mereka bisa datang sendiri membawa mangkuk sendiri. Untuk musafir dipersilahkan singgah dan berbuka di masjid," ujar Tata. (det/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post