Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Kalau Gagal Ubah Strateginya, Bukan Mimpinya

Elysia Widyadhari (15 tahun) merupakan mahasiswi termuda Unpad. (Foto: Humas Unpad)

Elysia Widyadhari (15) merupakan mahasiswi termuda Unpad yang sejak SMP hingga SMA mengikuti kelas percepatan. Ia mengaku sempat gagal masuk perguruan tinggi impiannya pada jalur seleksi. Namun, ia optimistis untuk tidak pernah menyerah.

JAKARTA – KABARE.ID: Elysia Widyadhari tercatat sebagai mahasiswi baru termuda program sarjana Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun akademik 2019/2020, yakni pada usia 15 tahun 9 bulan. Mahasiswi program studi Ilmu Keperawatan ini masuk melalui jalur SBMPTN di antara ribuan mahasiswa baru lainnya.

Perempuan asal Tangerang Selatan ini dulunya mengikuti kelas percepatan sejak SMP hingga SMA. Dia mengaku bahwa menjadi siswa kelas percepatan adalah keinginannya sendiri. “Saya suka belajar cepat begitu. Maksudnya kalau masih bisa lari kenapa harus jalan. Tidak ada paksaan, sih,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Senin (19/8/19).

Saat ditanya tentang alasannya memilih Program Studi Ilmu Keperawatan, Elysia mengaku sudah tertarik pada dunia kesehatan sejak SMA. Ia berkeinginan untuk menjadi seorang relawan di bidang kesehatan saat menjadi mahasiswa nanti. “Keperawatan menarik juga. Di prodi Ilmu Keperawatan ini, saya juga bisa mengembangkan jiwa sosial saya,” lanjutnya.

Perempuan yang lahir pada 16 Oktober 2003 ini mantap ingin aktif selama kuliah. Bukan hanya dunia akademik, tetapi juga di kegiatan kemahasiswaan. Guna mengamalkan ilmunya, Elysia juga ingin menjadi relawan untuk bidang kesehatan dan kemanusiaan. “Ingin coba aktif di organisasi, di kampus atau di luar kampus. Saya ingin juga ikut kegiatan-kegiatan seperti volunteer di bidang kesehatan atau kemanusiaan,” ujar Elysia.

Dinyatakan diterima di Unpad lewat jalur SBMPTN merupakan hadiah terbesar bagi Elysia. Ia mengaku sempat gagal masuk perguruan tinggi impiannya pada jalur seleksi lain. Meski sempat gagal, ia optimistis untuk tidak pernah menyerah. “Kejar saja apapun mimpinya, tidak apa-apa kalau gagal. Saya juga pernah ditolak berkali-kali kok. Kalau gagal, ubah strateginya bukan mimpinya,” pungkas Elysia. (*/bas)

 

Sumber: Humas Unpad
Editor: Baskoro Dien

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post